Tuesday, June 25, 2024
Depan > Informasi Layak Anak > Dispersip Berikan Pelayanan Perpustakaan Keliling di SMA Nurul Jadid

Dispersip Berikan Pelayanan Perpustakaan Keliling di SMA Nurul Jadid

Reporter : Syamsul Akbar
PAITON – Dalam rangka meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Gemar Membaca (TGM) masyarakat, khususnya peserta didik di Kabupaten Probolinggo, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Probolinggo memberikan pelayanan perpustakaan keliling ke sekolah atau madrasah dan masyarakat di Kabupaten Probolinggo.

Selasa (4/6/2024), pelayanan perpustakaan keliling ini dilakukan di SMA Nurul Jadid Paiton. Dalam pelayanan kali ini, Dispersip menurunkan 1 unit mobil layanan perpustaan yang di dalamnya tersedia beberapa koleksi buku bacaan, edukasi, cerita maupun literatul yang lainnya serta buku digital berbasis website yang dapat diakses di www.eprobolinggokab.perpustakaan.co.id.

“Alhamdulillah, pelayanan perpustakaan keliling ini disambut dengan antusias oleh keluarga besar SMA Nurul Jadid,” kata Kepala Dispersip Kabupaten Probolinggo dr Mansur melalui Kepala Bidang Pelayanan Pengembangan Perpustakaan Nurul Yaqin.

Kepala Sekolah (Kepsek), guru dan peserta didik SMA Nurul Jadid begitu senang Ketika mobil perpustakaan keliling berada di sekolahnya. Mereka benar-benar memanfaatkan layanan tersebut dengan membaca bahkan meminjam buku yang sudah disediakan. “Keberadaan mobil perpustakaan keliling ini tidak sia-sia datang ke SMA Nurul Jadid. Begitu mobil tiba, peserta didik bersama dengan gurunya langsung menyerbu. Sungguh luar biasa antusiasnya,” jelasnya.

Menurut Yaqin, pelayanan perpustakaan keliling ini bertujuan untuk mengadakan kerjasama dengan lembaga pendidikan dan lembaga masyarakat sosial dalam meningkatkan kemampuan intelektual dan kultural masyarakat.

“Selain itu, meratakan layanan informasi dan bacaan ke sekolah, masyarakat sampai ke daerah terpencil yang belum/tidak memungkinkan adanya perpustakaan permanen. Serta meningkatkan minat baca dan mengembangkan cinta buku pada anak dan masyarakat,” tegasnya.

Yaqin mengharapkan dengan diadakannya pelayanan perpustakaan keliling ini dapat menjadi sebuah sarana yang dapat digunakan sebagai strategi promosi perpustakaan. “Sekaligus dapat mendekatkan masyarakat terhadap perpustakaan dan akses informasi,” pungkasnya. (wan)