Wednesday, October 27, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Disperindag Sosialisasikan Aplikasi Pemasaran Online

Disperindag Sosialisasikan Aplikasi Pemasaran Online

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo memberikan sosialisasi aplikasi pemasaran online “oleholehprobolinggo” di ruang pertemuan Jabung 2 Kantor Bupati Probolinggo, Selasa (18/2/2020).

Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi ini diikuti oleh 50 orang peserta terdiri dari Ketua Forum IKM dan produk unggulan kecamatan se-Kabupaten Probolinggo. Sebagai narasumber hadir Kepala Bidang Perindustrian Disperindag Kabupaten Probolinggo Sri Edi Lestarini, Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kabupaten Probolinggo Deny Kartika Sari serta Tenaga Ahli Programer Pembuat Aplikasi Sumantri.

Kasi Pengembangan Usaha Perdagangan Disperindag Kabupaten Probolinggo Yunita Nur Laili mengungkapkan aplikasi pemasaran online ini bertujuan untuk membantu produk IKM dalam hal pemasaran. Jika secara offline ada Rengganis dan Dekranasda, maka onlinenya ada oleholehprobolinggo.

“Harapannya dengan aplikasi pemasaran online ini, semua kegiatan jual beli IKM bisa tercover. Semua IKM bisa memasukkan produk IKM yang dimiliki ke aplikasi sehingga masyarakat bisa belanja secara online, tidak hanya Kabupaten Probolinggo tapi juga dari luar Kabupaten Probolinggo,” harapnya.

Sementara Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi mengatakan dengan adanya aplikasi pemasaran online ini produk IKM bisa maju dan mampu bersaing dengan daerah lain baik dari dalam maupun luar Kabupaten Probolinggo. “Jika produk IKM di masing-masing kecamatan maju, maka Kabupaten Probolinggo juga akan maju,” katanya.

Menurut Joko, di era digital saat ini rasanya ketinggalan kalau tidak melakukan pemasaran secara online. Kalau ini sukses, maka pelaku IKM di Kabupaten Probolinggo akan maju, terutama oleh-oleh Kabupaten Probolinggo.

“Dengan aplikasi ini, pelaku IKM tinggal menyiapkan produknya untuk melayani para pembeli. Artinya keberadaan aplikasi ini berfungsi untuk membangun akses kepada dunia. Kalau tidak akses, kita akan kecapekan dalam melakukan pemasaran,” jelasnya.

Joko mengharapkan aplikasi ini merupakan bagian dari solusi untuk pemasaran produk pelaku IKM dalam memberikan akses agar mudah dihubungi masyarakat untuk membeli produknya. “Jika lancar dan banyak yang membeli, maka pelaku IKM lebih semangat dalam membuat produknya. Tentunya ini akan meningkatkan omset pelaku IKM sehingga berpengaruh pada peningkatan perekonomian masyarakat Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.

Lebih lanjut Joko menerangkan aplikasi pemasaran online ini bisa dimanfaatkan oleh pelaku IKM secara gratis. Pelaku IKM tinggal memasukkan foto produknya yang bagus supaya semua orang tertarik terhadap produk yang ditawarkan.

“Aplikasi pemasaran online ini merupakan salah satu alternatif pemasaran untuk mempermudah antara penjual dan pembeli. Tidak perlu tempat khusus, tinggal menyiapkan handphone android yang sudah ada paketannya. Pelaku IKM tinggal memantau perkembangan pemasarannya,” pungkasnya.

Selanjutnya para Ketua Forum IKM dan produk IKM unggulan kecamatan ini mendapatkan penjelasan mengenai pemanfaatan aplikasi oleholeh probolinggo mulai dari upload produk, teknis pembayaran dan lain sebagainya. (wan)