Wednesday, October 27, 2021
Depan > Informasi Layak Anak > Dispendik Evaluasi Diklatsar Guru PAUD Lokus Stunting

Dispendik Evaluasi Diklatsar Guru PAUD Lokus Stunting

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo melakukan rapat koordinasi dan evaluasi pendidikan dan pelatihan dasar (diklatsar) guru PAUD lokus stunting tahap 1 dan 2 di aula SKB Kraksaan, Senin (16/11/2020).

Kegiatan yang dipimpin oleh Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dispendik Kabupaten Probolinggo Sunalis dan Kasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan PAUD, PNF Massajo ini diikuti oleh para narasumber diklatsar guru PAUD lokus stunting.

Pelaksanaan diklatsar guru PAUD lokus stunting dilaksanakan secara daring dengan tetap mematuhi protokol kesehatan minimal 3. Tahap 1 diikuti oleh 71 orang peserta dan tahap 2 diikuti oleh 50 peserta khusus perwakilan desa se-Kecamatan Paiton. Total peserta 121 orang tersebar di beberapa kecamatan diantaranya Kecamatan Pakuniran, Kotaanyar, Paiton, Kraksaan, Krejengan, Pajarakan, Gading, Krucil dan Dringu.

Kasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan PAUD, PNF Dispendik Kabupaten Probolinggo Massajo mengatakan saat ini tengah menyusun karya tulis best practice yang digagas dalam sebuah inovasi dan kreatifitas pembelajaraan di saat pandemi Covid-19, hal ini wajib diikuti oleh seluruh peserta diklat sebagai kelanjutan tugas mandiri yang akan dinilai dan sangat mempengaruhi dan menentukan kelulusan diklat.

“Sistematika dalam menyusun best practice sesuai pedoman diklatsar dan dibimbing oleh tim pendamping tugas mandiri dari unsur pengawas TK dan Penilik PAUD. Aspek penilaian dan kelulusan diklatsar diantaranya kehadiran 90-95%, aktif dan responsif selama mengikuti daring dan menyelesaikan tugas mandiri dengan baik,” ujarnya.

Massajo menerangkan dari hasil rakorev diklatsar guru PAUD lokus stunting tahun 2020 ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi para guru PAUD yang telah dilatih baik dalam kompentensi pedagogik, sosial, kepribadian dan sebagainya.

“Selain itu, mampu berkontribusi dalam program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Probolinggo melalui sosialisasi, edukasi, parenting learning, berperan aktif membantu desa dalam pencegahan stunting bersinergi dengan stakeholder lainnya,” jelasnya.

Sementara Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dispendik Kabupaten Probolinggo Sunalis mengharapkan tepat waktu akhir Nopember 2020 ini semua tugas mandiri, pendampingan dan proses penilaian akhir dapat diperoleh sesuai skedull kerangka acuan kerja dalam penyelnggaraan diklatsar guru PAUD lokus stunting, sehingga dapat ditetapkan kelulusannya berdasar SK Kepala Dinas Pendidikan dan dapat diterbitkan sertifikat hasil diklat dasar guru PAUD lokus stunting tahun 2020.

Dalam rakorev juga dijelaskan rencana tidak lanjut program diklatsar dan diklat lanjutan serta uji kompetensi bagi para guru PAUD yang sudah lulus tingkat dasar melalui anggaran APBD melalui Dinas Pendidikan maupun dari Dana Desa sesuai regulasi dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan mandatory Bupati Probolinggo. (wan)