Sunday, May 19, 2024
Depan > Pendidikan > Disdikbud Gelar Rakor Persiapan Diklatsar Guru PAUD Lokus Stunting

Disdikbud Gelar Rakor Persiapan Diklatsar Guru PAUD Lokus Stunting

Reporter : Syamsul Akbar
TIRIS – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Probolinggo menggelar rapat koordinasi (rakor) persiapan pendidikan dan pelatihan dasar (diklatsar) guru PAUD lokus stunting di Kecamatan Tiris dan Banyuanyar, Rabu (13/7/2022).

Sesi pertama kegiatan diadakan di Pendopo Kecamatan Tiris dan sesi kedua dilaksanakan di Rumah Dinas Camat Banyuanyar. Rakor ini diikuti oleh Camat Tiris Teguh Prihantoro, Camat Banyuanyar Imam Syafi’i, Kabid Pembinaan Ketenagaan Disdikbu Kabupaten Probolinggo Yunita Nur Laili dan Analis Kebijakan Muda Massajo.

Turut serta pula, Pengawas TK, Penilik PAUD, Ketua Himpaudi, Ketua IGTKI, Kasi Kesra, Sektretaris Desa, Kepala Desa dan staf Bidang Pembinaan Ketenagaan Disdikbud Kabupaten Probolinggo.

Dalam kegiatan tersebut disampaikan bahwa Kecamatan Tiris dan Banyuanyar siap bekerjasama dan saling support kegiatan secara sinergi dalam penanganan percepatan penurunan stunting baik dengan Dinas Kesehatan, Disdikbud dan OPD lainnya.

Terkait dengan pelaksanaan Diklatsar Guru PAUD lokus stunting yang akan dibiayai melalui Dana Desa akan ditelaah regulasi pendukung, dirembuk bersama para Kades dan BKAD.

Rencana pelaksanaan Diklatsar Guru PAUD melalui Dana Desa dilaksanakan bulan Nopember hingga Desember 2022 setelah persetujuan realisasi PAK tahun 2022. Peserta 2 (dua) orang guru PAUD masing-masing desa prioritas, akan tetapi tidak menutup kemungkinan semua desa diikutkan jika para kadesnya menyetujui PAK.

Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Disdikbud Kabupaten Probolinggo Yunita Nur Laili menyampaikan ucapan terima kasih atas kesediaan dan fasilitasi tempat dan akomudasi rakor persiapan diklatsar guru PAUD lokus stunting di Kecamatan Tiris dan Banyuanyar.

“Diklatsar guru PAUD lokus stunting tahun anggaran 2022 peserta melalui APBD hanya sebanyak 20 orang akan dipilih sesuai ketentuan dan fokus pada perwakilan Kecamatan Tiris sebanyak 7 orang, Kecamatan Banyuanyar sebanyak 7 orang dan Kecamatan Krucil sebanyak 6 orang,” katanya.

Sementara Analis Kebijakan Muda Disdikbud Kabupaten Probolinggo Massajo mengungkapkan calon peserta diklatsar diseleksi sesuai ketentun diantaranya terdaftar aktif di Dapodik, tercatat di lapor bulanan, memiliki SK dari lembaga, belum pernah mengikuti diklat yang sama serta bersedia mengikuti diklat hingga akhir kegiatan.

“Peserta diklatsar akan dibagi per kelas sesuai perwailan kecamatan, desa dan sumber pembiayaannya. Jadwal pelaksanaaan, narasumber, materi diklatsar dan lain-lainnya akan disampaikan secara teknis lebih lanjut,” ungkapnya.

Massajo mengharapkan dari hasil rakor awal persiapan diklatsar guru PAUD lokus stunting tahun 2022 akan menjadi kegiatan sinergi dan konvergen dengan OPD terkait, TPPS Kecamatan dan TPPS Desa khususnya di 3 (tiga) Kecamatan yang menjadi area fokus sasaran diklatsar guru PAUD di lokus stunting tahun 2022 melalui APBD di Disdikbud dan support anggaran Dana Desa.

“Semoga dalam pelaksanaanya berjalan lancar, tertib, protokol kesehatan dan sukses hingga mendapatkan sertifikat diklatsar guru PAUD dengan capaian 48 Jam Pelajaran tatap muka dan 120 Jam Pelajaran tugas mandiri,” pungkasnya. (wan)