Depan > Kemasyarakatan > Diperta Berikan Sosialisasi Pendampingan Unit Usaha Hewan dan Produk Hewan

Diperta Berikan Sosialisasi Pendampingan Unit Usaha Hewan dan Produk Hewan

Reporter : Syamsul Akbar
DRINGU – Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo memberikan sosialisasi pendampingan unit usaha hewan dan produk hewan di aula Diperta Kabupaten Probolinggo, Rabu (28/9/2022).

Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Diperta Kabupaten Probolinggo Maryoto didampingi Plt Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Diperta Kabupaten Probolinggo drh. Faiq El Himmah ini diikuti oleh 25 orang peserta terdiri dari pelaku usaha produk hewan di Kecamatan Dringu, Gending dan Pajarakan serta Petugas Teknis Peternakan Kecamatan Dringu, Gending dan Pajarakan.

Selama kegiatan mereka mendapatkan materi dari Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan Muda Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo Winda Permata Erianti dan Medik Veteriner Muda Diperta Kabupaten Probolinggo drh. Nikolas Nuryulianto.

Dasar hukum kegiatan Undang-undang Nomor 18 Tahun 2009 Jo. UU Nomor 41 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas UU Nomor 18 Tahun 2009 Tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan dan Peraturan Pemerintah Nomor 95 Tahun 2012 Tentang Kesmavet dan Kesrawan.

Selanjutnya, Permentan Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Sertifikasi NKV Unit Usaha Produk Hewan serta Surat Edaran (SE) Menteri Pertanian Nomor 01/SE/PK.300/M/2022 Tentang Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada Ternak

Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan Muda DKUPP Kabupaten Probolinggo Winda Permata Erianti mengharapkan para pelaku usaha selalu menjaga hiegine saniasi produk hewan dan olahannya dengan berkoordinasi dengan instansi terkait.

Sementara Medik Veteriner Muda Diperta Kabupaten Probolinggo drh. Nikolas Nuryulianto mengatakan kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada pelaku usaha dan pemilik unit usaha Kecamatan Dringu, Gending dan Pajarakan terkait produk hewan yang Aman, Sehat, Utuh dan Halal. “Serta memberikan informasi yang benar terkait produk hewan yang aman dikonsumsi saat wabah PMK,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut Niko memberikan informasi kepada pelaku usaha dan pemilik unit usaha Kecamatan Dringu, Gending dan Pajarakan bagaimana cara mendapatkan Nomor Kontrol Veteriner dan pentingnya produk hewan yang Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH). “Harapannya para pelaku usaha atau pemilik unit usaha memiliki sertifikat NKV,” pungkasnya. (wan)