Depan > Kemasyarakatan > Dinsos Serahkan Bansos Bagi Dua Penyandang Disabilitas

Dinsos Serahkan Bansos Bagi Dua Penyandang Disabilitas

Reporter : Mujiono
TIRIS – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo bersinergi dengan Agen BNI 46 dan ormas Pemuda Pancasila serta Ormas Permata Probolinggo memberikan bantuan sosial (bansos) bagi dua orang penyandang disabilitas di Desa Ranuagung Kecamatan Tiris, Minggu (17/7/2022).

Sasaran bansos ini ada dua orang penyandang disabilitas yakni Holila anak dari pasangan Jumadi dan Sayuna warga Dusun Karanganyar dan Umar Baydawi anak dari pasangan Suheb dan Pusri warga Dusun Segaran Agung. Bansos ini diberikan dengan tujuan untuk meringankan beban keluarga yang memiliki anak berkebutuhan khusus dengan kursi roda yang dapat mempermudah mobilitas penyandang disabilitas.

Untuk Holila menerima bantuan berupa kursi roda, sembako, paket sandang bagi disabilitas berkebutuhan khusus, makanan ringan dan peralatan ibadah. Sedangkan Umar Baydawi mendapat bantuan kursi roda, sembako, paket makanan ringan dan selimut.

Bantuan sosial ini diserahkan oleh Kepala Dinsos Kabupaten Probolinggo Achmad Arif dan perwakilan Agen BNI 46 kepada keluarganya. Setelah kursi roda diserahkan, kedua anak penyandang disabilitas tersebut dipersilah untuk mencoba duduk di kursi rodanya.

Kepala Dinsos Kabupaten Probolinggo Achmad Arif menjelaskan, bantuan ini sebagai wujud kepedulian dan meringankan kebutuhan bagi penyandang disabilitas. “Keluarga diharapkan selalu memberikan makanan-makanan yang bergizi, agar anak tersebut mengalami peningkatan kesehatannya,” katanya.

Menurut Arif, butuh dukungan serta kerjasama kepala desa beserta perangkat desa dan masyarakat. Segera melapor apabila ada penyandang disabilitas. Nantinya Dinsos segera menindaklanjuti laporannya.

“Laporan tersebut tidak hanya ditujukan kepada Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo saja. Tentunya juga harus OPD terkait lainnya seperti Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.

Arif menerangkan bantuan sosial ini merupakan upaya Dinsos Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan lintas sektor, termasuk adanya gerakan komunitas sosial peduli terhadap nasib para penyandang disabilitas yang memerlukan bantuan. “Dengan keterbatasan kondisi kesehatannya, penyandang disabilitas perlu adanya perhatian dan pendampingan secara khusus,” pungkasnya. (y0n)