Monday, May 10, 2021
Depan > Kesehatan > Dinkes Gelar Orientasi Terpadu Penyelenggaraan Kesehatan Lingkungan

Dinkes Gelar Orientasi Terpadu Penyelenggaraan Kesehatan Lingkungan

Reporter : Syamsul Akbar
PROBOLINGGO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo menggelar orientasi terpadu penyelenggaraan kesehatan lingkungan bagi pengelola program kesling atau sanitasi di puskesmas di ruang pertemuan Paseban Sena Probolinggo, Selasa dan Rabu (3-4/3/2020).

Kegiatan ini diikuti oleh 33 orang penanggung jawab program sanitasi di puskesmas se-Kabupaten Probolinggo. Selama kegiatan mereka mendapatkan materi dari narasumber dari Tim Orientasi Kesehatan Lingkungan Dinkes Provinsi Jawa Timur dan Dinkes Kabupaten Probolinggo serta lintas sektor terkait.

Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr Anang Budi Yoelijanto melalui Kasi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga Sumaryanto mengatakan kegiatan ini bertujuan agar seluruh peserta/pengelola program kesling/sanitarian mampu dan memahami melaksanakan kegiatan kesehatan lingkungan yang mencakup pelayanan kesehatan lingkungan, penyehatan air dan sanitasi, penyehatan udara, tanah dan kawasan serta penyehatan pangan.

“Selain itu, pencatatan dan pelaporan kesehatan lingkungan dengan sistem terintegrasi/e-monev kesling serta penyusunan perencanaan dan rencana kerja kegiatan kesehatan lingkungan di puskesmas,” ungkapnya.

Menurut Yanto, puskesmas adalah unit pelaksana teknis Dinkes yang merupakan penyelenggara kesehatan masyarakat. Dalam pengaturannya puskesmas juga melakukan pelayanan kesehatan lingkungan bagi masyarakat di wilayah kerjanya dan diperlukan integrasi baik lintas program maupun lintas sektor untuk mendapatkan hasil yang optimal dalam penyelenggaraannya.

“Pelayanan kesehatan lingkungan di puskesmas merupakan kegiatan atau serangkaian kegiatan yang ditujukan untuk mewujudkan kualitas lingkungan yang sehat baik dari aspek fisik, kimia, biologi maupun sosial guna mencegah penyakit dan/atau gangguan kesehatan yang diakibatkan oleh faktor risiko lingkungan,” jelasnya.

Dengan terselenggaranya pelayanan kesehatan lingkungan di puskesmas terang Yanto, diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui upaya preventif, promotif dan kuratif yang dilakukan secara berkesinambungan. “Pelayanan kesehatan lingkungan di puskesmas juga menjadi bagian penting dan merupakan indikator bagi Pemerintah Daerah dalam memberikan pelayanannya terhadap masyarakat,” tegasnya.

Yanto menambahkan Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan faktor yang sangat baik dan penting dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan lingkungan. SDM ini sangat diperlukan untuk melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan lingkungan seperti melakukan konseling, inspeksi kesehatan lingkungan, intervensi kesehatan lingkungan dan memilih serta mengembangkan Teknologi Tepat Guna.

“Oleh karenanya SDM di puskesmas perlu diberi kapasitas peningkatan pengetahuan terkait pelayanan kesehatan lingkungan serta diberikan informasi yang terkini (terupdate) agar memiliki wawasan yang luas sehingga semua SDM di puskesmas memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang baik,” pungkasnya. (wan)

cww trust seal