Thursday, February 29, 2024
Depan > Kemasyarakatan > De Oosthoek Fest 2023, Pemkab Ramaikan Pameran dan Fashion Show Batik

De Oosthoek Fest 2023, Pemkab Ramaikan Pameran dan Fashion Show Batik

Reporter : Syamsul Akbar
JEMBER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo turut meramaikan De Oosthoek Fest 2023 atau Pameran dan Gelar Budaya se-Tapal Kuda dengan mengikuti pameran dan fashion show produk batik dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-78 Provinsi Jawa Timur di halaman Bakorwil V Jember, Jum’at hingga Minggu (3-5/11/2023).

De Oosthoek Fest 2023 ini diikuti oleh 7 (tujuh) daerah se-wilayah Bakorwil V Jember. Yakni, Kabupaten Jember, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo dan Kabupaten Lumajang

Dalam kegiatan De Oosthoek Fest 2023 dengan tema pameran tempo dulu ini masing-masing daerah termasuk Pemkab Probolinggo memamerkan produk UKM dan IKM serta fashion show produk batik.

Pembukaan De Oosthoek Fest 2023 ini dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo Taufik Alami Bersama dengan Kepala Bidang Perindustrian DKUPP Kabupaten Probolinggo Asminanik serta para pelaku UMKM di Kabupaten Probolinggo.

Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo Taufik Alami mengatakan De Oosthoek Fest di Bakorwil V Jember ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-78 Provinsi Jawa Timur. Pemkab Probolinggo mengikuti kegiatan tersebut, salah satunya dengan pameran dan fashion show batik khas Kabupaten Probolinggo.

“Alhamdulillah, stand pameran kita cukup diminati oleh pengunjung kegiatan Festival dan Pameran Tapal Kuda ini. Batik dan produk olahan bawangnya cukup laku. Walaupun hari pertama dibuka sudah banyak yang berminat dan terjual,” katanya.

Menurut Taufik, DKUPP Kabupaten Probolinggo terus berikhtiar untuk mempromosikan produk-produk UKM dan IKM Kabupaten Probolinggo demi mengangkat nama Kabupaten Probolinggo.

“Harapannya nantinya produk-produk Kabupaten Probolinggo dikenal oleh masyarakat luas sehingga para pengrajin maupun produsen makanan dan minuman (mamin), handycraft serta produk UKM dan IKM di Kabupaten Probolinggo semakin sejahtera,” pungkasnya. (wan)