Monday, November 30, 2020
Depan > Pemerintahan > Damkar Kabupaten Probolinggo Unjuk Ketangkasan di Peringatan HUT ke 100 Damkar

Damkar Kabupaten Probolinggo Unjuk Ketangkasan di Peringatan HUT ke 100 Damkar

Reporter : Hendra Trisianto

KRAKSAAN – Asap tebal berwarna kemerahan nampak mengepul dari lantai tiga gedung timur  Kantor Bupati Probolinggo, Selasa (19/03/2019) pagi. Bunyi sirene tanda bahaya pun meraung – raung menandakan bahwa pusat perkantoran kebanggaan Kabupaten Probolinggo itu sedang dalam kondisi darurat kebakaran.

Dan benar saja, semenit kemudian mobil  Pemadam Kebakaran (Damkar) lengkap dengan personil, beserta mobil unit kesehatan pun sudah nampak berada di area ditengarai terjadinya kebakaran. Bunyi ledakan dari dalam gedung seakan menambah kesigapan seluruh personil untuk segera menempatkan diri pada posisi masing-masing.

Begitulah kira – kira suasana yang yang tergambarkan saat anggota Damkar Kabupaten Probolinggo sedang melaksanakan demo ketangkasan dan kemampuan skil profesionalisme bersama tim Fire & Rescue PT. Jawa Power YTL Jawa Timur.

Demo ketangkasan dalam rangka ulang tahun Damkar ke – 100 ini disaksikan oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari SE, Sekretaris Daerah H. Soeparwiyono dan segenap pejabat dan karyawan/karyawati di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo.

Dalam simulasi berdurasi kurang lebih 20 menit itu menceritakan secara gamblang dan nyata bagaimana sepak terjang tim Damkar Kabupaten Probolinggo dalam penanganan kebakaran pada gedung bertingkat. Dimana tidak hanya dibutuhkan skill dan kecepatan dalam memadamkan api tetapi juga dibutuhkan skill khusus dalam  penanganan rescue dan evakuasi korban pada beberapa kondisi dilapangan.

Saat itu tim terbagi menjadi dua yakni tim Fire Fighting & Rescue untuk bertugas memadamkan api sekaligus mengevakuasi korban yang relatif mudah dijangkau, dan Tim High Angle Rescue yang memiliki tugas tidak kalah beresiko. Tim kedua ini bertugas manakala ada korban yang masih terjebak di ketinggian dan harus di evakuasi dengan menggunakan Teknik Lowering System.

Teknik penyelamatan yang mengundang decak kagum penonton ini melibatkan enam personil terlatih dengan atribut khusus layaknya atlit panjat tebing. Dalam aksinya tim ini memanfaatkan dua tali carmantle dan Basket Stracher saat proses evakuasi korban dari lantai tiga sampai di titik aman. Kerja sama tim yang solid, ditunjang skill yang memadai membuat proses evakuasi ini terlihat begitu mudah.

Kasatpol PP Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nur Jayadi mengemukakan, melalui simulasi ini pihaknya ingin menunjukkan kepada semua bahwa kapasitas personil dan Prasarana Damkar Kabupaten Probolinggo telah siap menghadapi segala kemungkinan gawat darurat yang terjadi di Kabupaten Probolinggo.

“Secara kuantitas personil kami mungkin masih kurang, namun berkualitas dalam kemampuan penanganan kebakaran mulai tingkat dasar sampai tingkat lanjutan, seperti pertolongan dan penyelamatan pada ketinggian. Ini adalah wujud peningkatan kapasitas personil untuk mengantisipasi segala kemungkinan yg terjadi,” jelas Dwijoko saat memimpin jalannya demo ketangkasan.

Menyikapi masih banyaknya perusahaan – perusahaan di Kabupaten Probolinggo yang belum memiliki alat – alat Proteksi Kebakaran, pihaknya kedepan akan lebih concern untuk lebih mengintervensi lagi dalam hal pencegahan bahaya kebakaran ini.

“Hal ini sesuai dengan amanat Peraturan Daerah Nomor 12 tahun 2012, bahwa alat – alat Proteksi Kebakaran ini wajib untuk dimiliki perusahaan – perusahaan. Selanjutnya petugasnya akan kita training Skill basic penanganan kebakaran, sehingga hal ini bisa meminimalisir terjadinya kebakaran. Jadi api belum besar mereka sudah bisa mengatasi,” tandasnya. (dra)

cww trust seal