Tuesday, September 28, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Curah Hujan Tinggi, Dua Desa kembali Tergenang Banjir

Curah Hujan Tinggi, Dua Desa kembali Tergenang Banjir

Reporter : Mujiono
DRINGU – Akibat dari curah hujan yang tinggi di lokasi dataran tinggi disertai dengan air laut pasang, bencana banjir kembali terjadi hingga menggenangi rumah warga dengan kondisi lebih parah, Senin (8/3/2021) pukul 17.00 wib Desa Kedung Dalem dan Desa Dringu.

Bencana banjir ini ditangani oleh Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Kabupaten Probolinggo dan anggota TNI dari Koramil Dringu serta anggota Polri dari Polsek Dringu Kabupaten Probolinggo. Terjadinya bencana banjir ini sudah keempat kalinya dalam 10 hari terakhir dan tanggul tanggul banyak yang jebol hingga membanjiri rumah warga.

Kondisi air yang cukup tinggi terjadi di RT 01/ RW 01, Dusun Gande’an, Desa Dringu.
Luapan air sungai Kedung Galeng di wilayah Kecamatan Dringu menggenangi rumah rumah warga, Kejadian ini lebih parah dibanding dengan kejadian yang kemarin hingga mencapai perut orang dewasa.

Kronologi kejadian derasnya arus air sungai Kedung Galeng kiriman dari dataran tinggi pada pukul 16.30 wib. Pada pukul 15.00 wib air sungai meluber ke rumah rumah warga yang disebabkan parafet jebol lebih parah di Dusun Satrian Desa Kedung Dalem, Dusun Gande’an dan dusun Krajan Desa Dringu.

Dusun Krajan sendiri ketinggian air hingga mencapai seukuran leher orang dewasa dan Dusun Ngemplak dengan ketinggian air mencapai seukuran dada orang dewasa. Dengan kondisi banjir yang lebih parah dibanding dengan yang kondisi banjur sebelumnya.

Menurut keterangan Bapak RW 01, Dusun Gande’an menjelaskan, Banjir kiriman yang menggenangi rumah warga ini lebih parah dibanding dengan kejadian pada tanggal 27 dan 28 Februari 2021. Dusun Gande’an, Dusun Krajan dan Dusun Ngemplak genangan air sangat tinggi. Warga yang terdampak banjir berupaya membersihkan air yang bercampur dengan tanah yang masuk ke dalam rumah mereka.

Selain itu, Sukiono (58) warga RT 02/RW 01 di Dusun Gande’an, Desa Dringu mengalami musibah yakni kondisi rumahnya roboh kejadiannya tepat pada pukul 19.30 wib. Rumah Sukiono dengan kondisi bangunan lama tiba tiba roboh disebabkan genangan air dengan ketinggian hingga 1,2 meter.

Dikhawatir akan terjadinya lagi banjir hingga mengalami kondisi yang lebih parah, sebagian warga Dusun Gande’an dan Dusun Krajan telah diungsikan ke Sekolah SDN Dringu, Desa Dringu, Kecamatan Dringu, “Ungkapnya. (yOn)