Thursday, September 23, 2021
Depan > Informasi Layak Anak > Bupati Tantri Kukuhkan 12 Orang Paskibraka dan Duta Pancasila

Bupati Tantri Kukuhkan 12 Orang Paskibraka dan Duta Pancasila

Reporter : Mujiono
PROBOLINGGO – Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE mengukuhkan 12 orang Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Probolinggo dengan menerapkan protokol kesehatan, Kamis (12/8/2021) di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo.

Turut mendampingi Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko, Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Andi Suryanto Wibowo, Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono dan Kepala Disporaparbud Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto.

Setelah mengikuti pelatihan dengan waktu yang singkat dan didasari jiwa semangat yang kuat, putra putri Kabupaten Probolinggo yang terpilih telah mampu dan siap bertugas sebagai pasukan pengibar bendera pusaka pada peringatan HUT Kemerdekaan ke-76 RI, tepatnya pada tanggal 17 Agustus 2021 mendatang.

Bupati Tantri mengukuhkan para calon paskibraka menjadi pasukan pengibar bendera pusaka tingkat Kabupaten Probolinggo dan Duta Pancasila Kabupaten Probolinggo tahun 2021 yang ditandai dengan pengucapan ikrar dihadapan bendera merah putih.

Pengukuhan tersebut ditandai dengan pemasangan kendit oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE. Dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat kepada anggota paskibraka yang diawali oleh Bupati Probolinggo.

Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE menjelaskan anggota paskibraka ini adalah putra putri pelajar Kabupaten Probolinggo yang memiliki jiwa tauladan dan didukung penuh para orang tua dalam menjalankan tugasnya sebagai pengibar bendera pada upacara HUT Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia.

“Pengukuhan ini bermakna bahwasannya Paskibraka berjiwa kesatria, satu perkataan dan perbuatan, bertanggung jawab dan rela berkorban untuk ibu pertiwi. Selain dikukuhkannya menjadi pasukan paskibraka juga dikukuhkan sebagai Duta Pancasila karena telah mengikuti Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP),” katanya. (y0n)