Wednesday, October 27, 2021
Depan > Kemasyarakatan > BUMDes Binor Energi Masuk Nominasi 6 Besar Jawa Timur

BUMDes Binor Energi Masuk Nominasi 6 Besar Jawa Timur

Reporter : Hendra Trisianto
PAITON – Tim Juri dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Timur melakukan penilaian lapang lomba Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) tahun anggaran 2020 di Desa Binor Kecamatan Paiton, Selasa (25/08/2020).

Berdasarkan surat DPMD Provinsi Jawa Timur Nomor 412.2/5885/112.3/2020, BUMDes Binor Energy Desa Binor Kecamatan Paiton masuk dalam nominasi 6 besar dari 12 nominasi BUMDes se-Jawa Timur setelah dilakukan seleksi administrasi.

Kedatangan tim juri dari DPMD Provinsi Jawa Timur ini disambut oleh Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs HA. Timbul Prihanjoko didampingi OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait, Forkopimka Paiton serta Kepala Desa Binor dan Perangkat Desa Binor Kecamatan Paiton.

Wabup Probolinggo Drs. Timbul Prihanjoko sangat mengapresiasi atas prestasi yang telah diraih oleh BUMDes Binor Energy Desa Binor Kecamatan Paiton saat ini.

“Ini merupakan prestasi luar biasa, harapan dari saya tentunya ini bisa menjadi motivasi bagi BUMDes yang lain,” ujarnya

Lebih lanjut Wabup Timbul mengatakan bahwa BUMDes yang ada di Kabupaten Probolinggo harus mengemban misi. “Misinya adalah untuk mengembangkan desanya, mengembangkan ekonomi desa dan mengembangkan potensi yang ada di desanya semaksimal mungkin,” tegasnya.

Sementara Endah Binawati selaku Ketua Tim Juri Lomba BUMDes mengungkapkan penilaian lomba ini dilakukan secara keseluruhan. Baik dari aspek kelembagaan, aspek pengelolaan keuangan, aspek pengelolaan usaha, aspek dampak kemitraan dan pembinaan pertanggungjawaban dari BUMDes.

“Dari keenam aspek tersebut, ada dua aspek yang persentasenya tinggi dalam penialaian. Yaitu aspek pengelolaan keuangan dan aspek pengelolaan usaha,” imbuhnya.

Sedangkan Ketua BUMDes Binor Energy Abdul Komar menanggapi positif hasil evaluasi dari tim juri.

“Dari hasil evaluasi yang telah dilakukan oleh tim juri, ada beberapa hal kekurangan yang perlu kami benahi untuk masa yang akan datang. Misalnya dalam penyusunan perencanaan, master plan, konsep wisata serta cafe dan resto yang akan kami kembangkan dalam jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang,” ungkapnya. (dra)