Wednesday, September 29, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Bertambah Dua PDP, Satu PDP Selesai Diawasi

Bertambah Dua PDP, Satu PDP Selesai Diawasi

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Hingga Selasa (5/5/2020) malam, Pelaksana Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo mencatat ada tambahan dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) baru di Kabupaten Probolinggo. Dengan demikian, total PDP di Kabupaten Probolinggo mencapai 48 orang dengan keterangan 14 orang dalam pengawasan, 17 orang selesai diawasi dan 17 orang meninggal dunia.

“Dua tambahan PDP tersebut berasal dari Desa Maron Kulon Kecamatan Maron dan Desa Banjarsari Kecamatan Sumberasih,” kata Juru Bicara Pelaksana Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto.

Menurut Anang, untuk PDP dari Desa Maron Kulon Kecamatan Maron ini masih kecil dan berusia 2 tahun. Dia ada keluhan sesak dan pneumoli, akhirnya masuk dalam kategori PDP. “Kebetulan ayahnya adalah sopir di Surabaya. Saat dilakukan rapid test, hasilnya reaktif dan sudah dilakukan swab. Saat ini masih menunggu hasil swabnya,” jelasnya.

Sementara PDP kedua berasal dari Desa Banjarsari Kecamatan Sumberasih. PDP ini adalah bayi yang baru dilahirkan oleh ibunya yang sudah dinyatakan sebagai PDP sebelumnya. “Saat ini yang bersangkutan sedang menjalani perawatan di rumah sakit dengan diobati segala keluhannya. Swab untuk ibu dan bayi yang baru lahir ini sudah dilakukan dan tinggal menunggu hasilnya,” terangnya.

Selain itu, Anang juga merilis ada satu orang PDP yang dinyatakan selesai diawasi berasal dari Desa Gading Kulon Kecamatan Banyuanyar. “Dia selesai diawasi karena hasil swabnya sudah negatif. Yang bersangkutan sudah dipulangkan karena keluhannya sudah sembuh,” tegasnya.

Anang juga mencatat pasien positif Corona Virus Disease (COVID-19) sebanyak 22 orang. Tambahan pasien ke-22 berasal dari Desa Sebaung Kecamatan Gending yang sebelumnya berstatus PDP.

Serta, Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 428 orang atau bertambah 2 orang dari sebelumnya yang mencapai 426 orang dengan keterangan 100 orang dalam pemantauan, 324 orang selesai dipantau dan 4 orang meninggal dunia. (wan)