Sunday, September 19, 2021
Depan > Kesehatan > Bertambah 17 Kasus, Lima Kecamatan Sudah Masuk Zona Merah

Bertambah 17 Kasus, Lima Kecamatan Sudah Masuk Zona Merah

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Saat ini di Kabupaten Probolinggo orang terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (Covid-19) sebanyak 3.540 kasus dengan keterangan 168 kasus aktif yang masih dirawat dan menjalani isolasi, 3.163 kasus sembuh dan 209 kasus meninggal dunia.

Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica mengatakan total kasus Covid-19 di Kabupaten Probolinggo berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo hingga 04 Juli 2021 bertambah sebanyak 17 kasus sehingga totalnya secara kumulatif mencapai 3.540 kasus.

Dengan adanya penambahan 17 kasus harian Covid-19 ini, kini sudah ada 5 (lima) kecamatan yang masuk zona merah. Yakni, Kecamatan Kraksaan, Dringu, Tongas, Leces dan Tegalsiwalan.

“Penambahan kasus harian tertinggi disumbangkan oleh Kecamatan Tongas sebanyak 4 kasus serta penambahan kasus harian tertinggi kedua disumbangkan oleh Kecamatan Lumbang dan Tegalsiwalan masing-masing sebanyak 3 kasus sehingga total kasus secara kumulatif di Kecamatan Tongas mencapai 141 kasus, Kecamatan Lumbang mencapai 33 kasus dan Kecamatan Tegalsiwalan mencapai 63 kasus,” katanya.

Penyumbang kasus harian tertinggi ketiga berada di Kecamatan Bantaran sebanyak 2 kasus serta kasus harian selanjutnya berada di Kecamatan Maron, Gading, Leces, Krejengan dan Besuk masing-masing sebanyak 1 kasus.

Dengan demikian total kasus secara kumulatif di Kecamatan Bantaran mencapai 48 kasus, Kecamatan Maron mencapai 190 kasus, Kecamatan Gading mencapai 92 kasus, Kecamatan Leces mencapai 220 kasus, Kecamatan Krejengan mencapai 112 kasus dan Kecamatan Besuk mencapai 129 kasus.

“Dari sisi kesembuhannya, hari ini ada tambahan 13 kasus kesembuhan sehingga total secara kumulatif untuk angka kesembuhan di Kabupaten Probolinggo mencapai 3.163 kasus dari total 3.540 kasus,” jelasnya.

Penyumbang kasus kesembuhan harian terbanyak berada di Kecamatan Kraksaan dan Paiton masing-masing sebanyak 3 kasus, penyumbang kasus kesembuhan harian terbanyak kedua berada di Kecamatan Kotaanyar dan Leces masing-masing sebanyak 2 kasus serta kesembuhan harian selanjutnya berada di Kecamatan Pakuniran, Krejengan dan Dringu masing-masing sebanyak 1 kasus.

Dengan demikian total kesembuhan secara kumulatif di Kecamatan Kraksaan mencapai 533 kasus dari total 571 kasus, Kecamatan Paiton mencapai 294 kasus dari total 321 kasus, Kecamatan Kotaanyar mencapai 123 kasus dari total 132 kasus, Kecamatan Leces mencapai 187 kasus dari total 220 kasus, Kecamatan Pakuniran mencapai 88 kasus dari total 104 kasus, Kecamatan Krejengan mencapai 101 kasus dari total 112 kasus dan Kecamatan Dringu mencapai 370 kasus dari total 425 kasus.

“Sementara untuk kasus kematian per hari ini ada penambahan 2 kasus. Dengan demikian total jumlah kasus kematian secara kumulatif di Kabupaten Probolinggo mencapai 209 kasus,” terangnya.

Penambahan kasus kematian harian ini berada di Kecamatan Dringu dan Tongas masing-masing sebanyak 1 kasus. Dengan demikian total kasus kematian di Kecamatan Dringu mencapai 37 kasus dan Kecamatan Tongas mencapai 11 kasus. Jumlah kasus kematian tertinggi di Kabupaten Probolinggo berada di Kecamatan Dringu mencapai 37 kasus.

“Jumlah perkembangan konfirmasi aktif 5 besar kecamatan di Kabupaten Probolinggo diantaranya Kecamatan Kraksaan sebanyak 21 kasus, Kecamatan Dringu sebanyak 18 kasus, Kecamatan Tegalsiwalan sebanyak 15 kasus, Kecamatan Leces sebanyak 13 kasus dan Kecamatan Tongas sebanyak 13 kasus,” tegasnya.

Kasus pasien yang masih menjalani perawatan dan isolasi tersebar di 21 kecamatan, sehingga ada 3 kecamatan di Kabupaten Probolinggo yang sudah tidak ada kasus Covid-19. Yakni Kecamatan Krucil, Sumber dan Kuripan.

“Sedangkan untuk jumlah kasus suspect (ODP dan PDP masih dirawat) di Kabupaten Probolinggo hingga hari ini sudah mencapai 0 kasus dan kasus discarded (sembuh dari kasus suspect) sebanyak 801 kasus,” pungkasnya. (wan)