Depan > Kemasyarakatan > Berkat KUR BRI, Perekonomian Pedagang Pasar Paiton Bangkit

Berkat KUR BRI, Perekonomian Pedagang Pasar Paiton Bangkit

Reporter : Syamsul Akbar
PAITON – Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan program dari pemerintah yang disalurkan melalui perbankan untuk membantu modal kerja dan investasi pelaku usaha, khususnya pedagang yang ada di Pasar Paiton.

Sejak pencairan dana KUR tahap pertama dari BRI Unit Paiton bagi 30 pedagang Pasar Paiton sebesar RP 730 juta, usaha yang dilakukan oleh pedagang Pasar Paiton terlihat semakin meningkat. Barang dagangan yang sebelumnya sedikit kini sudah semakin banyak. Bahkan toko-toko yang sebelumnya tutup dan hampir bangkrut kini sudah mulai buka kembali.

Kepala Pasar Paiton Murtade mengungkapkan geliat ekonomi pedagang Pasar Paiton sudah mulai bangkit. Hal ini mulai terlihat sejak beberapa pedagang menerima pencairan dana KUR dari BRI Unit Paiton.

“Alhamdulillah, penyaluran dana KUR dari BRI Unit Paiton seminggu yang lalu benar-benar berdampak sangat signifikan. Perekonomian pedagang yang ada di Pasar Paiton mulai bangkit. Awalnya yang sudah tutup kini sudah buka kembali. Yang awalnya barangnya sedikit, sekarang sudah mulai banyak,” ujarnya.

Murtade mengucapkan terima kasih kepada BRI Unit Paiton yang telah memfasilitasi pencairan KUR bagi pedagang yang ada di Pasar Paiton. Sebab dampak dari KUR ini sangat luar biasa sekali terhadap keberlangsungan pedagang dalam memenuhi modal usahanya.

“Saat ini para pedagang sudah mulai melakukan pengajuan KUR untuk tahap kedua. Pedagang sudah mulai mengumpulkan persyaratan yang diperlukan. Bahkan penabung sudah mulai bertambah karena adanya prioritas dari BRI,” jelasnya.

Menurut Murtade, pengajuan dana KUR ini tidak hanya diperuntukkan bagi pedagang yang memiliki lapak. Pedagang pelataran juga bisa untuk melakukan pengajuan KUR. Nantinya rekomendasi akan diberikan oleh kepala pasar.

“Harapannya dengan dana KUR ini usaha pedagang yang ada di Pasar Paiton bisa semakin meningkat dalam rangka membangkitkan kembali perekonomian yang sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19,” tegasnya.

Sementara Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo Moh. Natsir menyampaikan ucapan terima kasih kepada BRI yang telah menjalin kerjasama dengan Pasar Paiton dan Pasar Kotaanyar dengan harapan bisa lebih ditingkatkan lagi.

“Ke depan semua layanan yang ada di pasar ini nantinya akan dilakukan melalui perbankan. Hal ini seiring dengan program pasar dan digitalisasi pedagang pasar. Oleh karena itu sudah tidak ada uang tunai lagi tetapi semua transaksi dilakukan dengan non tunai. Nantinya akan ada rekening penampungan di BRI untuk kemudian ditransfer ke rekening Bank Jatim,” katanya.

Dengan adanya tambahan modal usaha melalui program KUR ini Natsir mengharapkan mudah-mudahan pedagang pasar bisa lebih semangat lagi. Selain itu mampu menjaga kepercayaan BRI maupun pembeli.

“Jaga kepercayaan BRI dan pembeli dengan sebaik-baiknya. Intinya itu adalah kejujuran dan kepercayaan. Saat ini pedagang tidak perlu repot-repot lagi untuk menabung maupun melakukan pembayaran. Tinggal menunggu di tempat jualannya, semuanya sudah dilayani oleh BRI,” pungkasnya. (wan)

https://probolinggokab.go.id/wp-content/uploads/2019/01/slotmaxwin/ https://bali.bawaslu.go.id/assets/artikel/slotgacormaxwin/ https://slot.papuabaratprov.go.id https://www.rtpharmoni.id/ slot pulsa slot slot online slot88