Thursday, September 23, 2021
Depan > Kesehatan > ASN dan Non ASN Tetap Wajib Terapkan Protokol Kesehatan Covid-19

ASN dan Non ASN Tetap Wajib Terapkan Protokol Kesehatan Covid-19

Reporter : Wahed Efendi
KRAKSAAN – Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo tetap wajib untuk menjaga kesehatan agar aktifitas kerja tidak terganggu. Terlebih Covid-19 masih ada, maka tetap harus menjaga prokes Covid-19 dan menjaga imunitas tubuh agar kebal terhadap penyakit.

Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Nanang Trijoko Suhartono saat memimpin Tim 2 melakukan monitoring dan evaluasi (monev) hari pertama masuk kerja pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah bagi ASN dalam kinerja dan penerapan protokol kesehatan (prokes) Covid-19, Senin (17/5/2021).

Tim 2 monev dipimpin Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Nanang Trijoko Suhartono dengan sasaran seluruh OPD di wilayah Kecamatan Kraksaan. Yakni, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip), Sekretariat DPRD dan Inspektorat Kabupaten Probolinggo.

Nanang meminta agar ASN dan Non ASN untuk selalu menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di lingkungan kerja, terlebih ASN sebagai teladan bagi masyarakat. “Sebagai ASN di lingkungan Pemkab Probolinggo, untuk tetap mamatuhi protokol kesehatan Covid-19 sesuai dengan Surat Edaran Bupati Probolinggo,” katanya.

Nanang juga menyampaikan agar tetap menjaga imunitas supaya tubuh dalam kondisi fit dan sehat sehingga tidak mengganggu aktifitas kerja. “Jangan lupa untuk selalu berolahraga dan makan makanan yang sehat dan bergizi agar imunitas selalu terjaga dengan baik,” pesannya.

Dari hasil pantau tersebut, Nanang selaku Koordinator Tim 2 menyimpulkan bahwa tingkat kehadiran ASN sudah cukup baik meskipun ada beberapa pegawai yang terlambat sehingga hal tersebut diserahkan langsung kepada pimpinan OPD untuk mendapatkan pembinaan.

“Alhamdulillah, setelah kita melaksanakan evaluasi tingkat kehadiran ASN sudah cukup baik. Meskipun ada beberapa yang datang terlambat, namun persentasenya sangat rendah. Ini kami serahkan kepada pimpinan OPD agar mendapatkan pembinaan dari masing-masing pimpinan OPD,” tegasnya. (hed)