Monday, November 30, 2020
Depan > Kemasyarakatan > Antisipasi COVID-19, Tujuh Pasar Hewan Ditutup Sementara

Antisipasi COVID-19, Tujuh Pasar Hewan Ditutup Sementara

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Sebagai upaya mengantisipasi penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menutup sementara 7 (tujuh) pasar hewan yang ada di Kabupaten Probolinggo. Penutupan sementara ini efektif berlaku mulai 8 April 2020 sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan.

Ke tujuh pasar hewan tersebut meliputi Pasar Hewan Kecamatan Banyuanyar, Pasar Hewan Kecamatan Maron, Pasar Hewan Kecamatan Leces, Pasar Hewan Muneng Kecamatan Sumberasih, Pasar Hewan Tambakrejo Kecamatan Tongas, Pasar Hewan Bucor Kecamatan Pakuniran dan Pasar Hewan Kecamatan Besuk.

Kebijakan penutupan sementara pasar hewan tersebut menjadi satu dengan pembatasan jam operasional pasar yang dikeluarkan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo tanggal 8 April 2020. Surat dengan nomor 443/298/426.117/2020 tersebut disampaikan kepada seluruh koordinator pasar di Kabupaten Probolinggo.

Penutupan pasar hewan ini ditandai dengan pemasangan banner oleh koordinator pasar tentang penutupan sementara pasar hewan di masing-masing area pasar yang menjadi wilayahnya.

Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi mengungkapkan penutupan sementara pasar hewan ini dilakukan karena pedagang yang bertransaksi di pasar hewan tersebut tidak murni warga Kabupaten Kabupaten Probolinggo. Mereka juga berasal dari zona merah COVID-19 seperti Surabaya, Sidoarjo, Malang, Lumajang dan Situbondo.

“Alasanya karena di pasar hewan menjadi tempat pertemuan antara pedagang dengan pembeli. Sementara pedagang sapi banyak yang dari luar kota dan kebetulan dari epicentrum COVID-19,” katanya.

Menurut Joko, penutupan ini kami lakukan seiring perkembangan penyebaran COVID-19 yang terus meningkat dan dalam upaya peningkatan kesiapsiagaan melindungi keamanan dan kesehatan masyarakat. Serta dalam rangka memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Kabupaten Probolinggo

“Diharapkan pengertiannya kepada para pedagang dan pembeli untuk memahami kondisi seperti ini. Toh transaksi masih bisa dilakukan secara personal maupun secara online. Mari kita jaga diri sendiri dan kita jaga orang lain agar masyarakat Kabupaten Probolinggo selalu diberi kesehatan dan terhindar dari pandemi COVID-19,” harapnya. (wan)

cww trust seal