Saturday, July 24, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Aman COVID-19, Masjid Agung Ar-Raudlah Gelar Sholat Jum’at

Aman COVID-19, Masjid Agung Ar-Raudlah Gelar Sholat Jum’at

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Setelah ditutup sejak tanggal 23 April 2020 lalu karena pandemi Corona Virus Disease (COVID-19), Masjid Agung Ar-Raudlah Kota Kraksaan akhirnya dibuka kembali untuk kegiatan Sholat Jum’at (12/6/2020). Hal ini menyusul dengan adanya surat dari Bupati Probolinggo Nomor : 420/167/426.33/2020 Tanggal 10 Juni 2020 Perihal Surat Keterangan Masjid Aman COVID-19.

Surat ini merupakan tindaklanjut dari Surat Takmir Masjid Agung Ar-Raudlah Kraksaan tanggal 6 Juni 2020 Nomor : 69/SI/TMAA/V/2020 Perihal Permohonan Ijin Melaksanakan Kegiatan di Masjid Agung Ar-Raudlah.

Ketua Yayasan Masjid Agung Ar-Raudlah Kraksaan H. Muhammad Zubaidi mengungkapkan surat permohonan ini disampaikan sebagai tindak lanjut dari SE Menteri Agama Nomor 15 Tahun 2020 Tentang Panduan Penyelenggaraan Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah Dalam Mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman COVID-19 di Masa Pandemi serta Fatwa MUI Tentang Penyelenggaraan Sholat Jum’at dan Jamaah Untuk Mencegah Penularan Wabah COVID-19.

“Disamping juga SE Dewan Masjid Indonesia dan Rapat Takmir Masjid Agung Ar-Raudlah Kota Kraksaan. Berdasarkan hal tersebut, kami memohon ijin rekomendasi untuk melaksanakan kegiatan Sholat Jum’at di Masjid Agung Ar-Raudlah Kota Kraksaan dimulai tanggal 12 Juni 2020. Alhamdulillah, sudah ada surat balasan dari Bupati Probolinggo yang menyatakan Masjid Aman COVID-19,” katanya.

Menurut Zubaidi, pelaksanaan kegiatan Sholat Jum’at ini akan menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan SE Bupati Probolinggo. Para jamaah yang datang harus memakai masker. Apabila tidak, maka disediakan 1.500 masker, alat pengukur suhu badan thermo gun dan sarana tempat cuci tangan.

“Nanti di pintu masuk itu ada Takmir Masjid Agung Ar-Raudlah dibantu GP Ansor Kota Kraksaan yang akan memeriksa jamaah memakai masker apa tidak. Selanjutnya diminta untuk cuci tangan dan pengukuran suhu badan dengan thermo gun,” jelasnya.

Selain itu jelas Zubaidi, mulai Jum’at (12/6/2020) pagi akan dilakukan penyemprotan serta pembersihan jalan raya dan lantai masjid oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Probolinggo. Nantinya kotak amal jariyah yang biasanya keliling hanya ditaruh di depan pintu gerbang saja untuk mencegah terjadinya penularan COVID-19.

“Mulai Ashar sampai Subuh tadi, kami sudah menyampaikan kepada paa jamaah bahwa Jum’at besok sudah dibuka untuk kegiatan Sholat Jum’at. Saya minta maaf bahwa selama ini masjid ini bukan ditutup tapi memang ditunda sementara karena berkaitan dengan protokol kesehatan di tengah mewabahnya COVID-19,” terangnya.

Jadi dalam pelaksanaan Sholat Jum’at tegas Zubaidi sudah diberikan ketentuan sebelum berangkat sudah berwudhu, dalam keadaan sehat, memakai masker, membawa sajadah sendiri dan menjaga jarak dengan tidak bersalaman. “Kalau tidak sehat, maka silahkan sholat di rumahnya masing-masing. Untuk pengaturan jarak sholat Jum’at kami buat jarak 1 meter zig zag,” pungkasnya.

Sementara Juru Bicara Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto mengatakan tentunya ini merupakan konsekuensi Surat Edaran Bupati Probolinggo Nomor : 451/0284/426.33/2020 Tanggal 5 Juni 2020 Tentang Panduan Penyelenggaraan Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah dan di Lingkungan Pondok Pesantren dalam Mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman COVID-19 di Masa Pandemi.

“Disitu memang diijinkan untuk beraktifitas manakala di daerah-daerahnya angka kasus COVID-19 tidak bertambah. Terus kemudian di masjid itu berjanji untuk memenuhi semua sarana prasarana dan prosedur tentang protokol kesehatan. Selanjutnya memang mau memenuhi prasyarat administratif yang harus dilakukan,” katanya.

Menurut Anang, memang Masjid Agung Ar-Raudlah tersebut sudah jauh-jauh hari sebelumya sudah mempersiapkan diri secara fisik dan prasarananya. Karena dulu memang sempat persiapan untuk sholat Idul Fitri, namun akhirnya ditiadakan.

“Jadi secara sarana dan prasarana memadai serta pengurusnyapun sudah sama-sama siap, makanya Ibu Bupati mengijinkan sebagai Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo untuk dilaksanakan Sholat Jum’at di Masjid Agung Ar-Raudlah,” jelasnya.

Meskipun demikian tambah Anang, konsekuensi pemerintah tidak hanya mengijinkan saja tapi juga ditugaskan oleh Bupati Probolinggo untuk melakukan pendampingan dan memfasilitasi proses persiapan hingga besok pelaksanaannya.

“Jadi protokol-protokol kesehatan sudah dipersiapkan dengan baik. Kita harapkan para jamaahpun harus mematuhi dan menghargaai sistem yang diatur di Masjid Agung Ar-Raudlah Kraksaan,” pungkasnya. (wan)

cww trust seal