Monday, September 20, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Alun-alun Kraksaan, SL Park Kraksaan dan Hutan Kota Kraksaan Tutup Sementara

Alun-alun Kraksaan, SL Park Kraksaan dan Hutan Kota Kraksaan Tutup Sementara

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) di Kabupaten Probolinggo, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melakukan penutupan sementara Alun-alun Kota Kraksaan, SL Park 1 dan 2 Kraksaan serta Hutan Kota Kraksaan dari segela aktifitas masyarakat.

Penutupan sementara tiga fasilitas umum tersebut efektif berlaku mulai 2 April 2020 hingga batas waktu yang masih belum bisa ditentukan oleh Pemkab Probolinggo. Dengan adanya penutupan sementara tersebut, maka secara otomatis seluruh kegiatan dan aktifitas masyarakat tidak boleh dilakukan di tiga tempat tersebut.

Saat ini sudah terpasang beberapa pemberitahuan terkait penutupan sementara ketiga fasilitas umum tersebut. Pemberitahuan tersebut dipasang di beberapa sudut agar bisa dibaca dan dipatuhi oleh masyarakat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo Ahmad Hasyim Ashari mengungkapkan penutupan area publik ini merupakan antisipasi yang dilakukan oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE dalam rangka mempertahankan Kabupaten Probolinggo ini tetap dalam kondisi atau zona aman.

“Jadi salah satunya supaya kondisi tetap aman, maka di wilayah-wilayah publik yang banyak dikunjungi oleh masyarakat diantisipasi untuk sementara ditutup, terutama Alun-alun Kota Kraksaan, SL Park Kraksaan dan Hutan Kota Kraksaan,” katanya.

Menurut Hasyim, walaupun jarang ditemui adanya gerombolan manusia di Alun-alun Kota Kraksaan, tetapi disitu ada sarana fitness yang mana penggunaannya itu silih berganti dari orang ke orang. Walaupun di Alun-alun Kota Kraksan sudah disediakan tempat cuci tangan tapi pihaknya merasa khawatir ada masyarakat yang lalai, lupa dan lain sebagainya sehingga itu berpotensi terjadi untuk menyebarkan virus.

“Termasuk juga di Hutan Kota Kraksaan dan SL Park Kraksaan karena disitu ada fasilitas umum, olahraga dan lain sebagainya. Ini merupakan langkah kita dalam rangka mengurangi penyebaran COVID-19,” jelasnya.

Hasyim menjelaskan penutupan area publik ini dilakukan untuk memutus mata rantai walaupun di area itu selama ini sudah jarang ditemui adanya gerombolan orang-orang. “Sekali lagi kami sampaikan karena disitu ada sarana olahraga dan area bermain kami khawatir perpindahan tangan dari satu orang ke orang lain merupakan media penularan dari satu orang ke orang lain,” terangnya.

Lebih lanjut Hasyim menegaskan bahwa Alun-alun Kota Kraksaan, SL Park Kraksaan dan Hutan Kota Kraksaan ditutup total sampai batas yang belum bisa ditentukan. Pihaknya juga sudah berkirim surat ke Satpol PP Kabupaten Probolinggo untuk dilakukan pengawasan dan pemantauan. Kalau ada masyarakat yang menggunakan fasilitas di tiga area publik tersebut bisa diingatkan agar tidak kesana untuk sementara waktu.

“Pada tiga area publik ini sudah kami pasang banner pemberitahuan tutup sementara bekerja sama dengan Dinas Kominfo Kabupaten Probolinggo. Kalau sudah ada pengumuman, nanti ada masyarakat yang menggunakan dan diingatkan oleh Satpol PP tidak ada protes. Mungkin kalau ada anak-anak main disitu nanti teman-teman dari Satpol PP yang mengingatkan,” tambahnya.

Hasyim menghimbau kepada masyarakat untuk melindungi diri sendiri dan orang lain dengan tidak menggunakan fasilitas tersebut. “Karena dengan adanya perpindahan memegang benda dari satu orang ke orang lain itu akan terjadi potensi penyebaran virus Corona,” pungkasnya. (wan)