Thursday, October 8, 2026
Depan > Pemerintahan > Pemkab Probolinggo Ajak ASN Perkuat Komitmen Hadapi Transformasi Digital Pemerintahan

Pemkab Probolinggo Ajak ASN Perkuat Komitmen Hadapi Transformasi Digital Pemerintahan

KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memperkuat komitmen dalam menghadapi transformasi digital pemerintahan.

Ajakan tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Probolinggo Hudan Syarifuddin saat memimpin apel pagi bersama di lingkungan Kantor Bupati Probolinggo, Senin (15/6/2026) pagi.

Menurut Hudan, transformasi digital bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan yang harus diikuti oleh seluruh ASN di tengah perkembangan teknologi dan tuntutan pelayanan publik yang semakin cepat, transparan dan akuntabel.

Karyawan/karyawati di lingkungan Kantor Bupati Probolinggo mengikuti apel pagi bersama. (Foto : Ist)

“Transformasi digital tidak bisa dipungkiri dan harus dijalankan oleh seluruh ASN. Tidak ada lagi alasan karena faktor usia atau keterbatasan kemampuan teknologi. Mau tidak mau, kita harus ikut bertransformasi agar tidak tertinggal dan mampu menjawab tuntutan masyarakat serta mendukung program nasional maupun daerah,” katanya.

Hudan menjelaskan keberhasilan transformasi digital diawali dengan perubahan pola pikir. ASN dituntut memiliki mindset yang positif, terbuka terhadap perubahan dan terus meningkatkan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi informasi di setiap bidang pekerjaan.

“Yang pertama harus disiapkan adalah pola pikir. ASN harus siap menerima perubahan dan belajar hal-hal baru. Transformasi digital telah terbukti meningkatkan efektivitas tata kelola pemerintahan, mulai dari kepegawaian, keuangan hingga pelaporan yang kini semakin cepat, akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

Selain perubahan pola pikir, Hudan menekankan pentingnya pengelolaan data sebagai aset strategis pemerintah daerah. Data memiliki nilai yang sangat penting dalam proses perencanaan, pengambilan kebijakan hingga evaluasi pembangunan.

Suasana apel pagi bersama di lingkungan Kantor Bupati Probolinggo. (Foto : Ist)

“Data adalah aset yang sangat berharga. Jika data hilang, maka kita kehilangan dasar dalam menyusun kebijakan dan perencanaan. Karena itu setiap OPD harus menjaga, menyimpan dan mendokumentasikan data dengan baik serta memastikan adanya serah terima data ketika terjadi pergantian pejabat atau pegawai,” tegasnya.

Lebih lanjut Hudan mengungkapkan transformasi digital juga diarahkan untuk memperkuat pelayanan publik yang terintegrasi. Ke depan, berbagai layanan pemerintah daerah akan dihimpun dalam satu platform digital sehingga masyarakat cukup menggunakan satu aplikasi untuk mengakses berbagai layanan yang tersedia.

“Kita sedang menuju integrasi pelayanan digital. Nantinya masyarakat cukup menggunakan satu aplikasi untuk memperoleh berbagai layanan Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Penyatuan aplikasi, data dan layanan ini merupakan bagian penting dari digitalisasi pemerintahan yang berorientasi pada kemudahan, kecepatan, keterbukaan dan akuntabilitas pelayanan,” ujarnya.

Hudan menambahkan seluruh proses digitalisasi tersebut akan terintegrasi dengan Command Center Pemerintah Kabupaten Probolinggo sehingga memudahkan Pimpinan Daerah dalam melakukan monitoring dan pengambilan keputusan berbasis data secara real time.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Probolinggo Hudan Syarifuddin memimpin apel pagi bersama. (Foto : Ist)

“Melalui integrasi data, aplikasi dan sistem pemantauan yang terhubung dengan Command Center, kita ingin mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih modern, efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. ***

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info