Thursday, October 8, 2026
Depan > Pemerintahan > Bupati Haris Tekankan Persaudaraan PKDI Bangun Desa

Bupati Haris Tekankan Persaudaraan PKDI Bangun Desa

MARON – Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menegaskan pentingnya persaudaraan dalam organisasi Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) sebagai fondasi utama dalam memperkuat pembangunan desa. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri acara halal bihalal PKDI di Graha Kedaton Maron, Rabu (8/4/2026) sore.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua PKDI Pusat Sujiono, Ketua DPD PKDI Jawa Timur Saifullah Mahdi serta Ketua DPC PKDI Kabupaten Probolinggo Sanemo bersama jajaran pengurus dan kepala desa.

Selain itu, acara juga dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Probolinggo, anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Reno Handoyo dan Deni Ilhami, perwakilan kepolisian serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menekankan PKDI bukan hanya sekadar organisasi formal, melainkan wadah persaudaraan yang harus dijaga dan diperkuat. Nilai kebersamaan menjadi kekuatan utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di tingkat desa. “Saya sangat terkesan dengan nama PKDI, yaitu persaudaraan. Ini yang menjadi kekuatan kita. Di manapun kita berada dan siapapun kita, tetap bersaudara,” ujarnya.

Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menyapa para kepala desa dalam kegiatan halal bihalal PKDI di Graha Kedaton Maron. (Foto : Prokopim)

Menurut Bupati Haris, kepala desa memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, menjaga kepercayaan publik menjadi hal yang mutlak dilakukan. “Kalau masyarakat kehilangan kepercayaan kepada pemimpinnya, maka pembangunan akan sulit berjalan. Ini yang harus kita jaga bersama,” tegasnya.

Lebih lanjut Bupati Haris mengingatkan keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti berinovasi. Ia mendorong para kepala desa untuk terus mencari solusi kreatif agar pembangunan tetap berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Kita tidak bisa diam. Harus inovatif agar masyarakat tetap merasakan hasil pembangunan,” terangnya.

Bupati Haris menyebutkan kondisi jalan masih menjadi tantangan besar di Kabupaten Probolinggo. “Dari total sekitar 902 kilometer ruas jalan, masih terdapat kurang lebih 242 kilometer dalam kondisi rusak,” tegasnya.

Para kepala desa mengikuti kegiatan halal bihalal di Graha Kedaton Maron. (Foto : Prokopim)

Menurutnya, perbaikan infrastruktur jalan memiliki dampak luas terhadap berbagai sektor, mulai dari perekonomian hingga pariwisata. Jalan yang baik akan memperlancar distribusi barang dan jasa serta meningkatkan mobilitas masyarakat. “Infrastruktur memiliki efek ganda yang besar bagi kesejahteraan masyarakat. Ini menjadi prioritas yang harus kita selesaikan secara bertahap,” jelasnya.

Bupati Haris berharap PKDI semakin solid dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan desa di masa mendatang. “Semoga PKDI semakin kompak, Indonesia semakin maju. Minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin,” pungkasnya. *

Penulis : Syamsul Akbar
Editor : Tim Bromo Info