Thursday, October 8, 2026
Depan > Kemasyarakatan > Sapa Warga Lewat Podcast, Dai Muda Nasional Bahas Kesehatan Mental Ala Rasulullah di Radio Bromo FM

Sapa Warga Lewat Podcast, Dai Muda Nasional Bahas Kesehatan Mental Ala Rasulullah di Radio Bromo FM

KRAKSAAN – LPPL Radio Bromo FM kembali menghadirkan podcast edukatif yang menyentuh isu keseharian masyarakat. Kali ini, podcast bertema “Menjaga Hati (Mental Health) Ala Nabi” digelar di Studio LPPL Radio Bromo FM Jalan Rengganis Nomor 1, Gedung Islamic Center Kota Kraksaan, Kamis (8/1/2026).

Podcast berdurasi 60 menit tersebut menghadirkan Rofiq Jazirah, Dai Muda Nasional sekaligus mahasiswa Ma’had Aly Zainul Hasan Genggong. Dialog edukatif ini dipandu oleh penyiar Radio Bromo FM Sony dan menjadi ruang refleksi spiritual bagi masyarakat di tengah tantangan kehidupan modern yang kian kompleks.

Dalam paparannya, Rofiq menjelaskan bahwa kesehatan mental dalam perspektif Islam mencakup dua aspek utama, yakni dzohir (lahiriah) dan bathin (batiniah). Tekanan hidup, kelelahan mental hingga perasaan sedih, menurutnya merupakan kondisi manusiawi yang tidak bisa dihindari, namun perlu dikelola secara bijak.

Rofiq mencontohkan perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW yang juga pernah mengalami masa berat, dikenal sebagai Amul Huzni atau tahun kesedihan. Pada masa itu, Rasulullah SAW kehilangan dua sosok penting dalam kehidupan dan dakwahnya, yakni Siti Khadijah dan Abu Thalib.

“Dari kisah Rasulullah SAW, kita belajar bahwa kesedihan bukan tanda kelemahan iman. Kesedihan adalah bagian dari proses kehidupan manusia yang harus dihadapi dengan kesabaran dan keteguhan hati,” jelasnya.

Lebih lanjut Rofiq menekankan bahwa menjaga kesehatan mental ala Rasulullah SAW berangkat dari keseimbangan antara ikhtiar dan tawakal. Kesedihan tidak untuk dipendam atau disangkal, melainkan diarahkan menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dai muda nasional sekaligus mahasiswa Ma’had Aly Zainul Hasan Genggong Rofiq Jazirah dalam kegiatan podcast di LPPL Radio Bromo FM. (Foto : Kominfo/Bromo FM)

“Menjaga mental health ala Rasulullah bukan berarti tidak boleh merasa sedih, tetapi bagaimana mengelola kesedihan itu menjadi energi positif untuk memperkuat iman dan ketenangan hati,” ungkapnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu mencari ruang berbagi, memperbanyak dzikir serta menjaga hubungan sosial yang sehat sebagai bagian dari ikhtiar menjaga kesehatan mental dan spiritual.

Melalui podcast ini, LPPL Radio Bromo FM berharap dapat terus menjadi media edukasi dan dakwah yang menyejukkan, sekaligus menghadirkan konten yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Program ini diharapkan mampu memberikan pemahaman bahwa kesehatan mental dan spiritual merupakan dua hal yang saling berkaitan dan perlu dijaga secara seimbang.

Penulis : Shafira Aulia
Editor : Tim Bromo Info