Thursday, October 28, 2021
Depan > Kesehatan > 3.626 Tenaga Kesehatan Siap Divaksinasi Covid-19

3.626 Tenaga Kesehatan Siap Divaksinasi Covid-19

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Sebanyak 3.626 orang tenaga kesehatan di Kabupaten Probolinggo berdasarkan data yang telah diinput ke Sistim Informasi Sumber Data Manusia Kesehatan (SISSDMK) siap untuk divaksin Covid-19.

“Vaksinasi dijadikan sebagai bagian dari strategi penanggulangan pandemi Covid-19,” kata Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica.

Menurut Dewi, vaksin Covid-19 telah tiba dan saat ini telah didistribusikan ke beberapa wilayah di Jawa Bali. Pelaksanaan vaksinasi akan dilakukan pertengahan bulan Januari 2021 ini. Pelaksanaan tahap pertama akan diberikan kepada kelompok yang paling berisiko yaitu tenaga kesehatan beserta tenaga penunjang yang bekerja di tempat-tempat pelayanan kesehatan.

“Jawa Bali dipertimbangkan karena jumlah kasus yang tinggi dan besarnya populasi penduduk di Pulau Jawa- Bali. Vaksin akan diberikan sebanyak dua dosis untuk per orang dengan interval pemberian yaitu 14 hari (jarak pemberian dosis pertama dan kedua),” jelasnya.

Untuk distribusi vaksin jelas Dewi, vaksin akan didistribusikan oleh pusat ke Gudang Farmasi Kabupaten Probolinggo. Selanjutnya akan didistribusikan ke masing-masing puskesmas atau rumah sakit.

“Pelaksanaan vaksinasi ini bertujuan menurunkan kesakitan dan kematian akibat Covid-19 dan untuk mencapai kekebalan kelompok/herd immumity, mencegah dan melindungi kesehatan masyarakat, melindungi dan memperkuat sistem kesehatan secara menyeluruh menjaga produktifitas serta meminimalkan dampak sosial dan ekonomi,” terangnya.

Dewi mengharapkan kerjasama semua pihak untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Probolinggo ini, sampai semua dapat tervaksinasi sehingga masyarakat dapat terhindar dari Covid-19.

“Namun demikian, hendaknya dipahami bahwa vaksinasi merupakan upaya pertahanan kedua. Pertahanan pertama yang harus terus kita jalankan adalah protokol kesehatan. Untuk itu mohon masyarakat jangan lengah, jangan kendor, tetap disiplin menerapkan 3M dalam kegiatan sehari-hari,” pungkasnya. (wan)