Sunday, September 26, 2021
Depan > Kesehatan > 24 Tim Penggerak PKK Kecamatan Ramaikan Lomba Cipta Menu

24 Tim Penggerak PKK Kecamatan Ramaikan Lomba Cipta Menu

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Sebanyak 24 Tim Penggerak PKK Kecamatan se-Kabupaten Probolinggo meramaikan lomba cipta menu yang digelar oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo di Pendopo Kecamatan Kraksaan, Sabtu (23/11/2019) pagi.

Lomba cipta menu dalam rangkaian kampanye stunting memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 ini terdiri dari kategori untuk bekal anak sekolah dan makanan ibu hamil KEK (Kurang Energi Kronis) anemia.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Probolinggo Hj. Sudjilawati Soeparwiyono, Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto beserta sejumlah Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan Camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.

Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto mengungkapkan masalah gizi yang banyak dialami kelompok ibu hamil yaitu Kurang Energi Kronis (KEK). Kondisi kekurangan gizi pada ibu hamil ini akan berdampak terhadap pertumbuhan janin yang dikandung dan perkembangan intelektual anak yang dilahirkan.

“Pada anak yang kekurangan gizi saat usia baduta akan tumbuh pendek dan mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan otak yang berpengaruh pada rendahnya tingkat kecerdasan, karena tumbuh kembang otak terjadi saat dalam kandungan sampai usia 2 tahun yang dikatakan 1000 hari pertama kehidupan,” ungkapnya.

Sementara Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko mengatakan pembangunan kesehatan adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen bangsa dalam rangka mencapai tujuan kesehatan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.

“Hal ini sebagai investasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara sosial dan ekonomis yang salah satu upayanya adalah meningkatkan pemahaman masyarakat terutama yang punya anak balita dalam mewujudkan generasi yang sehat Indonesia,” katanya.

Menurut istri Wakil Bupati Probolinggo ini, pengasuhan yang benar dan yang tepat pada periode masa balita ini akan membantu anak untuk tumbuh sehat dan mampu mencapai kemampuan optimal sehingga dapat berkontribusi lebih baik dalam masyarakat.

Setelah dilakukan penilaian oleh dewan juri, lomba cipta menu kategori bekal anak sekolah, juara 1 diraih oleh TP PKK Kecamatan Sukapura, juara 2 diraih oleh TP PKK Kecamatan Sumberasih dan juara 3 diraih TP PKK Kecamatan Kraksaan. Kemudian kategori makanan ibu hamil KEK/anemia, juara 1 diraih juara 1 diraih TP PKK Kecamatan Maron, juara 2 diraih TP PKK Kecamatan Tegalsiwalan dan juara 3 diraih TP PKK Kecamatan Tiris. (wan)