Wednesday, June 16, 2021
Depan > Kemasyarakatan > 1 September 2020, Kick Off Sensus Penduduk 2020

1 September 2020, Kick Off Sensus Penduduk 2020

Reporter : Mujiono
KRAKSAAN – Untuk mensukseskan pelaksanaan Sensus Penduduk secara offline tahun 2020, Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa melakukan video conference dengan Bupati/Walikota se-Jawa Timur sebagai tanda kick off petugas Sensus Penduduk 2020 yang dimulai tanggal 1 September 2020.

Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE didampingi Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Probolinggo Bagus Sunggono dan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Probolinggo Yulius Christian mengikuti pelepasan petugas Sensus Penduduk 2020 secara virtual tersebut di Balkon Kantor Bupati Probolinggo di Kota Kraksaan, Senin (31/8/2020) siang.

Untuk Kabupaten Probolinggo, kick off petugas Sensus Penduduk 2020 ditandai dengan prosesi pemakaian baju/rompi dan penyematan kartu tanda peserta oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE secara simbolis kepada 2 (dua) petugas sensus yang diwakili Atmasari petugas Sensus Penduduk wilayah Kecamatan Dringu dan Dicky Dita Firmansyah salah satu petugas Sensus Penduduk wilayah Kecamatan Kraksaan.

Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa saat video conferensi menyampaikan, penduduk di Jawa Timur pada semester satu tahun 2020 menurut Badan Pusat Statistik (BPS) hampir 40,9 juta jiwa. Sedangkan yang telah melakukan Sensus Penduduk dengan mengisi aplikasi secara online masih relatif kecil.

“Untuk saat ini tersisa sebanyak 34,12 juta jiwa dan akan dilaksanakan Sensus Penduduk secara offline. Artinya jumlah yang relatif kecil sejumlah 6 juta jiwa yang telah mengisi Sensus Penduduk secara online dari 40,9 juta jiwa,” katanya.

Khofifah mengaku sempat memforward keputusan bersama antara Menteri Keuangan RI, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Sosial RI terkait dengan dukungan percepatan, pemutakhiran DTKS yang diharapkan bisa dilaksanakan percepatannya oleh para Bupati maupun Walikota.

“DTKS ini menjadi bagian penting untuk bisa memaksimalkan presisi dari seluruh interfensi bantuan sosial yang dilakukan pemerintah kabupaten/kota serta Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” tegasnya.

Sementara Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Probolinggo untuk bersama-sama mensukseskan Sensus Penduduk 2020 yang secara serentak dimulai tanggal 1 September 2020 dengan cara menerima dengan baik petugas pencatat yang mendatangi tiap-tiap rumah penduduk se-Kabupaten Probolinggo. “Semoga proses pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 ini dapat berjalan dengan baik dan lancar,” harapnya.

Sedangkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Probolinggo Bagus Sunggono menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE yang telah mendukung penuh pelaksanaan Sensus Penduduk 2020. Dimulai dari persiapan dan pelaksanakan hingga pelepasan kick off. Dengan dukungan ini diharapkan dapat berjalan dengan baik dan nantinya memiliki data sensus yang berkualitas.

“Petugas siap melakukan pendataan dalam Sensus Penduduk 2020 ini dengan melaksanakan anjuran dari Pemerintah dan mematuhi protokol kesehatan. BPS akan berupaya melaksanakan tugas semaksimal mungkin untuk menghasilkan data yang akurat,” katanya. (y0n)

cww trust seal