Rabu, Januari 17, 2018
Beranda > Kesehatan > Tim Penilai NKV ke Peternakan Ayam Petelur Sapikerep

Tim Penilai NKV ke Peternakan Ayam Petelur Sapikerep

Reporter : Syamsul Akbar
SUKAPURA – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Probolinggo, Selasa (9/1/2018) mendampingi Tim Penilai NKV dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur ke peternakan ayam petelur CV Arya Agro Wijaya Desa Sapikerep Kecamatan Sukapura. Setelah dilakukan penilaian dan dinyatakan memenuhi syarat, maka peternakan ayam petelur tersebut akan mendapatkan Sertifikat NKV unit usaha pangan asal hewan.
Kepala DPKH Kabupaten Probolinggo Endang Sri Wahyuni melalui Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner drh Nikolas Nuryulianto mengatakan bahwa Sertifikat NKV unit usaha pangan asal hewan merupakan salah satu jaminan untuk penyediaan produk asal hewan yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal).
“Sertifikasi NKV merupakan kegiatan penilaian pemenuhan persyaratan kelayakan dasar sistem jaminan keamanan pangan dalam aspek higiene-sanitasi pada unit usaha pangan asal hewan. Dimana sertifikat ini diterbitkan oleh instansi berwenang di bidang Kesmavet,” katanya.
Menurut Niko, sasaran dari Sertifikasi NKV adalah untuk memberi jaminan dan perlindungan kepada masyarakat bahwa pangan asal hewan yang dibeli atau dikonsumsi adalah ASUH dan berasal dari sarana usaha yang telah memenuhi persyaratan kesmavet yang diawasi pemerintah. “Serta mendukung terwujudnya kesehatan dan ketentraman batin masyarakat. Sekaligus dapat meningkatkan daya saing produk pangan hewan, ” jelasnya.
Niko menerangkan, penilaian NKV ini bertujuan untuk memberikan pembinaan dan perbaikan agar penanganan, kemasan, fasilitas dan sarana prasarana serta produksi telur yang ada di CV Arya Agro Wijaya sesuai dengan standart kesmavet dan layak dikonsumsi oleh masyarakat Kabupaten Probolinggo.
“NKV atau Nomor Kontrol Veteriner ini memang harus ada dan dimiliki oleh setiap perusahaan, khususnya terkait bahan asal pangan hewan. Pemberian NKV oleh tim Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur memberikan keuntungan bagi para pengusaha. Salah satunya adalah keamanan pangan asal hewan yang ASUH, ” harapnya. (wan)