Kamis, Desember 14, 2017
Beranda > Kesehatan > Sambut Hari Ibu, DPPKB Seminarkan Pengarusutamaan Gender

Sambut Hari Ibu, DPPKB Seminarkan Pengarusutamaan Gender

Reporter : Mujiono
PROBOLINGGO – Dalam rangka menyambut Hari Ibu, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Probolinggo menyelenggarakan Seminar Pengarusutamaan Gender dengan tema “Ibu Hebat, Keluarga Kuat dan Selamat Dunia Akherat”, Rabu (22/11/217) di Pendopo Kabupaten Probolinggo.

Dalam Seminar Pengarusutamaan Gender dan Pra Launching Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) tersebut juga dilaksanakan penandatanganan komitmen oleh Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko.

Kegiatan seminar ini dihadiri oleh DR. Umidayati selaku Dosen Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang sebagai narasumber dan Psikolog Puspaga Siti Munawaroh sebagai konselor MTs Negeri 1 Probolinggo serta Konselor Puspaga Kabupaten Probolinggo dan Ranti Sagita dari Yayasan Puan Amal Hayati Kraksaan.

Seminar ini dihadiri pula Ketua Forum Kabupaten Probolinggo Sehat (FKPS) dr. Mirrah Samiyah, para pengurus organisasi wanita tingkat kecamatan dan organisasi wanita Kabupaten Probolinggo serta perwakilan Muslimat NU dan Fatayat NU Kabupaten Probolinggo.

Kepala DPPKB Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta memperkenalkan pusat pembelajaran keluarga (Puspaga) sebagai tempat pembelajaran keluarga melalui pendidikan bagi orang tua sebagai orang tua yang bertanggung jawab.

Sementara Wabup Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko menjelaskan peringatan Hari Ibu ini merupakan tonggak sejarah bagi kesatuan pergerakan perempuan Indonesia, Peringatan Hari Ibu memiliki maksud untuk mengingatkan seluruh rakyat Indonesia khususnya generasi muda memahami tentang peringatan Hari Ibu sebagai hari kebangkitan dan perjuangan bangsa.

“Dengan dilaksanakannya Program Puspaga yang merupakan One Stop Services atau layanan satu pintu keluarga berbasis hak anak untuk memberikan solusi bagi orang tua, anak dan keluarga dalam menghadapi masalah dengan langkah pertama pencegahan, ungkapnya.

Menurut Wabup Timbul, Puspaga dibangun dengan prinsip non diskriminasi terbaik bagi anak. Puspaga lebih dekat dengan keluarga untuk mendapatkan layanan konseling konsultasi dan mendapatkan informasi terkait pengetahuan serta keterampilan menjadi orang tua sesuai dengan hak anak, tegasnya.

Di sela-sela acara tersebut ditampilkan Fashion Batik Dewi Rengganis dengan jenis batik bermotif Wijaya Kusuma dengan kolaborasi tenun dan batik. Dimana produk unggulan dan terbarunya meliputi, motif Rengganis Kasmaran, motif Sulur Kemaron, motif Pengasihan Dewi Rengganis dan motif Rancak Probolinggo merupakan produk batik khas Desa Jati Urip Kecamatan Krejengan yang diperagakan oleh Adi Modeling Managemen Probolinggo. (y0n)