Kamis, Desember 14, 2017
Beranda > Kemasyarakatan > Ribuan Guru Akan Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng

Ribuan Guru Akan Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) ke-23 tahun 2017, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan PGRI Kabupaten Probolinggo akan mengadakan Sinau Bareng Emha Ainun Najib atau Cak Nun dan Kiai Kanjeng di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Rabu (13/12/2017) malam mendatang.

Kegiatan ini akan diikuti oleh 1.000 orang peserta terdiri dari para guru, pengawas, penilik, mitra terkait serta pejabat di lingkungan Pemkab Probolinggo. Rencananya, kegiatan ini akan dihadiri oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE didampingi suaminya Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si, Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko serta jajaran Forkopimda Kabupaten Probolinggo.

Dalam kegiatan Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng ini, para peserta akan menggunakan pakaian dengan nuansa putih berkopyah bagi laki-laki dan muslimah bagi perempuan.

Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Dewi Korina mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada para guru khususnya dan semua pejabat di lingkungan Pemkab Probolinggo berupa hiburan sekaligus pencerahan yang religius untuk sinau, belajar, mengevaluasi diri, memperbaiki kinerja serta meningkatkan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat di tahun yang akan datang.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua PGRI Kabupaten Probolinggo Purnomo. Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk peningkatan kompetensi guru serta penguatan karakter sebagai contoh bagi anak didik selaras dengan telah diperhatikannya kesejahteraan guru.

Guru harus seimbang antara hak dan kewajibannya. Guru profesional harus sejahtera dan guru sejahtera harus profesional. Melalui sentuhan budaya dan spiritual, sinau bareng Cak Nun tidak lepas dari upaya mengisi relung hati agar sejuk, pikiran-pikiran guru sebagai sahabat anak dalam belajar serta mentransfer ilmu butuh nilai-nilai religius lahir dan batin. (wan)