Rabu, Januari 17, 2018
Beranda > Pemerintahan > Pemkab Peringati HUT ke-8 Kota Kraksaan

Pemkab Peringati HUT ke-8 Kota Kraksaan

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, Senin (8/1/2017) pagi menggelar upacara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8 Kota Kraksaan sebagai ibukota Kabupaten Probolinggo di Alun-alun Kota Kraksaan.

Upacara ini diikuti oleh seluruh karyawan/karyawati di lingkungan Pemkab Probolinggo serta pelajar di Kota Kraksaan. Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE. Sementara sebagai komandan upacara adalah Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo I Wayan Riasa Yana.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko, Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad, Komandan Kodim 0820 Probolinggo Letkol Kav. Depri Rio Saransi, perwakilan Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo, Pengadilan Negeri Kraksaan, Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Soeparwiyono, Kepala OPD dan Camat di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Dalam sambutannya Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE menyampaikan bahwa tanggal 5 Januari 2010, Presiden Republik Indonesia telah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 2 Tahun 2010 Tentang Penetapan Kota Kraksaan sebagai ibukota Kabupaten Probolinggo. “Sejak saat itu, kita memiliki dua momentum yang Insya Allah akan senantiasa memenuhi catatan sejarah Kota Kraksaan Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Pertama jelas Bupati Tantri, momentum tahun 2010 yang tentu harus disyukuri bersama. Oleh karena itu, orang nomor satu di lingkungan Pemkab Probolinggo ini memberikan apresiasi, penghormatan dan penghargaan kepada seluruh tokoh agama, tokoh masyarakat dan segenap komponen masyarakat Kabupaten Probolinggo tanpa terkecuali yang telah bersama-sama menginisiasi dan memperjuangkan Kota Kraksaan sebagai ibukota Kabupaten Probolinggo.

“Kedua, momentum setelah tahun 2010, setelah Kota Kraksaan menjadi ibukota Kabupaten Probolinggo, yang kita sebut sebagai momentum pembangunan berkelanjutan. Semoga kita dimampukan menyatukan doa dan harapan rakyat untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan melalui peningkatan infrastruktur berkelanjutan guna pengurangan kemiskinan,” jelasnya.

Perihal mantapnya koordinasi, komunikasi dan sinergi diantara para pelaku pembangunan daerah selama lima tahun ini, Bupati Tantri menyampaikan ucapan terima kasih, penghormatan dan penghargaan disertai doa semoga kebersamaan ini tetap amanah dan profesional untuk kemaslahatan rakyat di Kabupaten Probolinggo di masa mendatang.

“Saya juga mengingatkan bahwa pada 18 April 2017 lalu, Pemerintah Daerah dan DPRD telah menetapkan pakaian khas Kabupaten Probolinggo. Yang laki-laki mengenakan Udeng Kacong Kraksaan (Okra) dan yang perempuan mengenakan kain panjang baju putih berjilbab merah, terlihat gagah dan cantik sekali,” terangnya.

Pada momentum HUT ke-8 Kota Kraksaan sebagai ibukota Kabupaten Probolinggo ini Bupati Tantri mengajak agar menghiasi dengan senyum persaudaraan dan doa bersama, bermuhasabah, merekontruksi mana hal-hal baik yang perlu dilanjutkan serta hal-hal mana saja yang harus segera diperbaiki.

“Dalam kerangka itu, hendaknya kita saling bergandengan tangan dalam harmoni yang indah dan saling menguatkan satu dengan yang lainnya. Kebersamaan adalah kekuatan kita yang akan mengantarkan kita semua menyelesaikan berbagai tantangan pembangunan berkelanjutan dan mewujudkan Kota Kraksaan dan Kabupaten Probolinggo yang baldatun toyyibatun warrobun ghofur,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Tantri didampingi Wabup Timbul dan jajaran Forkopimda Kabupaten Probolinggo menyerahkan bantuan secara simbolis bantuan kacamata dari PMI Kabupaten Probolinggo. Serta tropy, piagam penghargaan dan uang pembinaan kepada para pemenang Lomba Desa/Kelurahan Berseri Tahun 2017. (wan)