Jumat, November 24, 2017
Beranda > Pemerintahan > Pemkab Peringati Hari Pahlawan, HKN, HGN, PGRI dan Korpri

Pemkab Peringati Hari Pahlawan, HKN, HGN, PGRI dan Korpri

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menggelar 5 (lima) peringatan hari besar nasional sekaligus dalam satu upacara bersama di halaman depan Kantor Bupati Probolinggo, Senin (13/11/2017) pagi.

Kelima hari besar nasional tersebut diantaranya Hari Pahlawan, Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-53, Hari Guru Nasional (HGN) ke-23, Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-72 serta HUT Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke-46 tahun 2017.

Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Soeparwiyono. Sementara petugas upacara merupakan perpaduan dari Dinas Pendidikan (Dispendik), Dinas Sosial, Satpol PP, PGRI dan petugas kesehatan di Kabupaten Probolinggo.

Peringatan lima hari besar nasional ini diikuti oleh seluruh karyawan/karyawati di lingkungan Pemkab Probolinggo, PGRI, Perawat dan Petugas Kesehatan, Satpol PP, Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan pelajar di Kota Kraksaan.

Dalam sambutannya Sekda Kabupaten Probolinggo Soeparwiyono mengatakan bahwa setiap tanggal 10 Nopember bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan sebagai momen reflektif untuk memberi makna atas pengorbanan para pahlawan kusuma bangsa. Selain itu dengan mengikuti upacara ini, kita memiliki kesempatan untuk menyalakan jiwa kepahlawanan dalam perjuangan mengisi kemerdekaan.

“Peringatan tersebut didasarkan pada peristiwa pertempuran 10 Nopember 1945 di Surabaya sebagai pertempuran pertama dan terbesar antara pasukan Indonesia dengan pasukan asing setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 dengan korban jiwa yang sangat besar,” katanya.

Menurut Sekda Soeparwiyono, peristiwa tersebut memberi kita pelajaran moral bahwa warisan terbaik para pahlawan bangsa bukanlah politik ketakutan, melainkan politik harapan. Bahwa seberat apapun tantangan yang dihadapi dengan keterbatasan yang ada, tidak akan menyurutkan semangat perjuangan.

“Dengan meminjam ungkapan Bung Karno, semangat kepahlawanan itu adalah semangat rela berjuang, berjuang mati-matian dengan penuh idealisme dengan mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi,” jelasnya.

Melalui momentum peringatan Hari Pahlawan 10 Nopember ini kita dapat mengambil makna yang terkandung di dalamnya dengan meneladani nilai-nilai luhur yang diwariskan kepada kita semua seperti taqwa kepada Tuhan YME, pantang menyerah, jujur dan adil, percaya kepada kemampuan sendiri serta kerja keras untuk membangun Indonesia yang sejahtera sebagaimana cita-cita para pahlawan bangsa.

“Pada kesempatan yang baik ini kami mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk terus berjuang, bekerja, berkarya menjadi pahlawan bagi diri sendiri, pahlawan bagi lingkungan, pahlawan bagi masyarakat maupun pahlawan bagi negeri ini, selamat Hari Pahlawan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Soeparwiyono menyampaikan ucapan selamat HKN ke-53, tepatnya 12 Nopember 2017. Peringatan ini menjadi momentum agar bersama-sama mensukseskan program Indonesia Sehat dengan pendekatan keluarga. Mulai dari diri sendiri dan lingkungan keluarga.

“Mari berperilaku hidup bersih dan sehat, selalu mengkonsumsi makanan yang sehat teratur, sayur dan buah. Serta senantiasa berolahraga atau melakukan aktifitas fisik, melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, tidak merokok dan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, ” terangnya.

Sekda Soeparwiyono juga menyampaikan ucapan selamat HGN ke-23 dan HUT PGRI ke-72 yang jatuh pada tanggal 25 Nopember 2017 dengan mengusung tema “Membangkitkan Kesadaran Kolektif Guru Dalam Meningkatkan Disiplin dan Etos Kerja Untuk Penguatan Pendidikan Karakter”.

“Menjadi harapan kita bersama untuk dapat berkontribusi dalam mewujudkan guru yang profesional dalam rangka peningkatan layanan pendidikan yang bermutu,” harapnya.

Pada upacara tersebut juga diperingati HUT Korpri ke-46 yang jatuh pada tanggal 29 Nopember 2017 dengan mengusung tema “Kerja Bersama, Setia Sepanjang Masa”.

‚ÄúSejalan dengan tema tersebut Korpri harus mampu meningkatkan kualitas manajemen pemerintahan pemerintahan melalui pemantapan kelembagaan, ketatalaksanaan hingga peningkatan kompetensi sumber daya manusia Aparatur Sipil Negara (ASN), ” tambahnya.

Di tengah momentum percepatan pembangunan saat ini, hendaknya para ASN dapat melaksanakan tugas dan pengabdian dengan penuh tanggung jawab serta memberikan keteladanan kepada masyarakat dengan menciptakan kehidupan yang damai, toleran dan harmonis. “Jadilah perekat bagi soliditas dan solidaritas di kalangan masyarakat,” pungkasnya.

Dalam peringatan lima hari besar nasional ini juga dibacakan Ikrar Guru Indonesia oleh Maria Lidyawati dari SDN Klaseman Kecamatan Gending dan Pesan-pesan Pahlawan oleh Misnari dari LVRI Gading.

Pada kesempatan tersebut diserahkan tali asih dan penghargaan. Dimana masing-masing juara mendapatkan piagam penghargaan dan uang pembinaan. Tali asih sejumlah 50 buah yang secara simbolis diterima 5 orang pejuang perintis kemerdekaan RI, penghargaan kepada Airin Nurwidyastuty dari SMPN 1 Kraksaan sebagai finalis perlombaan inovasi pembelajaran guru SMP tingkat nasional tahun 2017 yang diselenggarakan di Bali pada 4 hingga 8 September 2017 bidang lomba Matematika dan IPA.

Diserahkan pula penghargaan lomba Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) tingkat SMP/SMA juara 1 diraih SMPN 2 Kraksaan, juara 2 diraih SMPN 1 Maron dan juara 3 diraih SMPN 1 Sukapura. Lomba UKS tingkat MTs/MA juara 1 diraih MAN 1 Probolinggo di Paiton, juara 2 diraih MTsN Pajarakan dan juara 3 diraih MA Zainul Hasan Pakuniran.

Kegiatan ini diakhiri dengan pemotongan tumpeng oleh Sekda Soeparwiyono dan diserahkan kepada perwakilan pejuang veteran. Potongan tumpeng selanjutnya diserahkan kepada perwakilan Dinkes Kabupaten Probolinggo. (wan)