Monday, September 25, 2017
Beranda > Kemasyarakatan > Gunung Geni Digerojok Air Bersih

Gunung Geni Digerojok Air Bersih

Reporter : Syamsul Akbar
Rabu 17 Mei 2017

BANYUANYAR – Kesulitan akses air bersih yang dialami oleh masyarakat di beberapa dusun di Desa Gunung Geni Kecamatan Banyuanyar secara perlahan bakal berkurang. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolingo melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggerojok air bersih ke beberapa dusun di desa tersebut, Selasa dan Rabu (16-17/5/2017).

Tidak hanya sekedar memberikan droping air bersih, dalam kesempatan tersebut BPBD juga memberikan makanan siap saji kepada masyarakat. Bantuan ini diterima langsung oleh Kepala Desa Gunung Geni M. Ali.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Nanang Trijoko Suhartono melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Teguh Kawiandoko mengungkapkan suplay air bersih ini bertujuan untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga masyarakat meliputi air minum, masak, mandi dan lain sebagainya.

“Kebetulan dalam penyaluran air bersih ini, petugas BPBD mendapatkan dukungan penuh dari Kepala Desa Gunung Geni dengan menurunkan tim khusus untuk melayani kebutuhan air bersih masyarakat yang berada di 6 (enam) dusun,” katanya.

Menurut Teguh, untuk distribusi air bersih ini pihaknya mengambil dari sumber mata air Ronggojalu dengan mobil tangki berkapasitas 6.000 liter. Begitu mobil tangki sampai lokasi tujuan, masyarakat langsung menyerbu dengan membawa jirigen dan timba-timba kecil demi mendapatkan air bersih.

“Kami berharap mudah-mudahan dengan supaly air bersih ini, masarakat tidak lagi membeli air bersih, kesehatan untuk masyarakat terjamin dan air bersih masyarakat terpenuhi,” harapnya.

Teguh menambahkan bahwa droping air bersih ini akan terus dilakukan kepada beberapa dusun yang ada di 33 desa di 13 kecamatan rawan kekeringan pada musim kemarau. “Intinya kami selalu siap manakala ada permintaan kiriman air bersih dari desa yang mengalami kesulitan akses air bersih,” pungkasnya.

Sementara Kepala Desa Gunung Geni M. Ali mengungkapkan bahwa saat ini ada beberapa dusun di desanya yang sudah mulai mengalami kekeringan. Desa yang dihuni oleh 7.000 jiwa dengan 2 RT tersebut, masyarakat di 6 dusun dari 10 dusun mengalami kesulitan akses air bersih.

“Disini ada 6 dusun yang masyarakatnya kesulitan akses air bersih. Meliputi Dusun Calpek, Pangumben, Gunung Pandek, Glintongan, Runggang dan Sumur Paeng). Alhamdulillah, berkat kepedulian dari Ibu Bupati, masyarakat sudah mendapatkan kiriman air bersih melalui tangki BPBD,” katanya. (wan/why)