Rabu, Desember 13, 2017
Beranda > Pendidikan > Etika dan Budaya Jangan Lepas dari Jati Diri

Etika dan Budaya Jangan Lepas dari Jati Diri

Reporter : Syamsul Akbar
Senin 15 Mei 2017

KRAKSAAN – Etika dan budaya sangat penting agar tidak lepas dari jati diri yang sebenarnya. Jangan pernah berubah untuk menjadi manusia yang bisa menjadi contoh bagi siapapun.

Hal tersebut disampaikan oleh anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si saat menghadiri pelepasan peserta didik angkatan ke-38 SMKN 1 Kraksaan tahun pelajaran 2016/2017 di Gedung Islamic Center (GIC) Kota Kraksaan, Senin (15/5/2017).

“Guru bukan sebuah profesi, tetapi guru ini adalah pengabdian. Sebab tidak ada sebutan mantan guru. Oleh karena itu seorang anak didik harus selalu tawadu kepada guru yang sudah memberikan ilmunya,” katanya.

Menurut Hasan, sebuah pergeseran peradaban zaman boleh berubah, tetapi akhlak tidak boleh berubah. Tuntutan zaman hari ini dihadapkan kepada soerang guru, sebab beda dengan guru masa lalu. Dimana proses belajar mengajar tanpa menggunakan alat bantu teknologi. Kecerdasan intelektualnya tidak sama dengan saat ini.

“Wahai Bapak dan Ibu guru, apakah output dan proses belajar mengajar sudah meningkat. Nomenklatur SMK boleh berubah, tetapi yang saya inginkan output kegiatan belajar mengajar oleh guru tidak boleh berubah,” jelasnya.

Hasan meminta kepada para orang tua agar terus menyekolahkan anaknya hingga jenjang lebih tinggi. Sebab tidak ada ceritanya orang tua bangkrut karena menyekolahkan anaknya. “Target saya adalah bagaimana ada peningkatan kualitas dan ada keseimbangan antara pendidikan teori dan akhlaknya,” terangnya.

Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo dan Kota Kraksaan ini menegaskan bahwa peradaban zaman perubahan itu ada ancaman. Pasalnya anak saat ini lebih dominan intelektualnya daripada keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. “Ini menjadi tugas guru untuk mengembalikan bagaimana lebih dominan akhlaknya daripada ilmunya,” ungkapnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Dispendik) Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten/Kota Probolinggo Sri Yuliasih, Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Dewi Korina, Camat Kraksaan Muhammad Abduh Ramin dan para dewan guru, komite sekolah dan wali murid siswa kelas XII SMKN 1 Kraksaan. (wan/why)