Kamis, Desember 14, 2017
Beranda > Pendidikan > Enam Sekolah Raih Penghargaan Adiwiyata Tingkat Provinsi Jatim

Enam Sekolah Raih Penghargaan Adiwiyata Tingkat Provinsi Jatim

Reporter : Syamsul Akbar
PASURUAN – Sedikitnya 6 (enam) sekolah di Kabupaten Probolinggo meraih penghargaan Adiwiyata Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2017. Yakni, SMAN 1 Paiton, SMPN 1 Leces, SMP Nusantara Tiris, SMPN 1 Pajarakan, SDN Sukodadi 2 Paiton dan SDN Temenggungan Kecamatan Krejengan.

Penghargaan ini diserahkan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Jawa Timur Fattah Jasin pada peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) Tingkat Provinsi Jawa Timur di Taman Panggung Aneka Satwa Taman Safari Indonesia II Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan, Selasa (28/11/2017).

Tropy dan uang pembinaan diterima langsung oleh Kepala SMAN 1 Paiton Ahmad Sudiarto, Kepala SMPN 1 Leces Masning Yuliati, Wakil Kepala SMP Nusantara Hevi Sih Prabowo, Kepala SMPN 1 Pajarakan Arif Syamsul Hadi, Kepala SDN Sukodadi 2 Sukeni dan Kepala SDN Temenggungan Suprapti. Turut mendampingi dalam kesempatan tersebut Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo.

“Saya mengucapkan terima kasih atas dedikasinya dalam menjaga dan merawat lingkungan hidup. Keseimbangan alam atau lingkungan ini sangat penting dan peran para pemerhati lingkungan menjadikan lingkungan lebih baik ini memang patut diapresiasi,” kata Fatah Jasin.

Menurut Fatah Jasin, untuk Adiwiyata tahun ini terdapat 120 sekolah yang mendapatkan penghargaan Adiwiyata. Meliputi, 52 sekolah tingkat SD, 40 sekolah tingkat SMP dan 26 sekolah tingkat SMA.

“Saat ini telah banyak sekolah yang mulai ramah lingkungan, sehingga pendidikan karakter berwawasan lingkungan di Jawa Timur sudah diterapkan di banyak sekolah,” tegasnya.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo Rachmad Waluyo mengaku sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh 6 (enam) sekolah di Kabupaten Probolinggo yang sukses meraih penghargaan Adiwiyata Tingkat Provinsi Jawa Timur. “Semoga prestasi ini bisa memberikan motivasi kepada sekolah yang lain agar bersama-sama bisa menciptakan sekolah yang berwawasan lingkungan,” harapnya.

Menurut Rachmad, komponen/indikator penilaian sekolah Adiwiyata sesuai Permen Lingkungan Hidup Nomor 05 Tahun 2013 Tentang Pedoman Pelaksanaan Program Adiwiyata meliputi kebijakan berwawasan lingkungan, pelaksanaan kurikulum berbasis partisipatif, kegiatan lingkungan berbasis partisipatif dan pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan.

“Sebenarnya kami mengusulkan Calon Sekolah Adiwiyata Provinsi Jawa Timur pada bulan April 2017 sebanyak 9 (sembilan) sekolah. Yakni SMAN 1 Paiton, SMPN 3 Gading, SMPN 2 Gending, SMPN 1 Pajarakan, SMPN 1 Leces, SMPN 1 Lumbang, SMP Nusantara, SDN Sukodadi 2 Paiton dan SDN Temenggungan Kecamatan Krejengan,” jelasnya.

Dari 9 sekolah yang diusulkan jelas Rachmad, yang lolos evaluasi dokumen dan dilakukan verifikasi lapang oleh Tim Penilai Adiwiyata Provinsi Jawa Timur terdiri dari 7 sekolah. Dimana SMPN 3 Gading dan SMPN 2 Gending tidak lolos administrasi. “Hanya saja hasil dari kunjungan lapang, SMPN 1 Lumbang gagal lolos,” terangnya.

Dengan penghargaan Adiwiyata ini Rachmad mengharapkan agar nantinya mampu memasyarakatkan dan menanamkan lingkungan hijau sejak dini mulai dari lingkungan sekolah.

“Mudah-mudahan prestasi ini bisa merambah ke sekolah-sekolah yang lain. Saya sangat bangga karena semangat sekolah di Kabupaten Probolinggo sangat tinggi dalam menciptakan sekolah yang berwawasan lingkungan,” pungkasnya. (wan)