Minggu, Februari 18, 2018
Beranda > Pendidikan > Dispendik-Himpaudi Gelar Manasik Haji Kecil Anak Usia Dini

Dispendik-Himpaudi Gelar Manasik Haji Kecil Anak Usia Dini

Reporter : Syamsul Akbar
GENDING – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Himpaudi Kabupaten Probolinggo mengadakan manasik haji kecil anak usia dini di obyek wisata religius Miniatur Kabah Desa Curahsawo Kecamatan Gending, Rabu (7/2/2018) pagi. Kegiatan ini mengambil tema Melatih Spiritual dan Kecintaan Kepada Islam Melalui Pelaksanaan Ibadah Haji Sejak Usia Dini.

Manasik haji kecil anak usia dini ini ini diikuti oleh 3.000 orang peserta didik PAUD se-Kabupaten Probolinggo. Keikutsertaan para peserta didik PAUD ini didampingi oleh para orang tuanya dan pendamping masing-masing. Meskipun acaranya baru dibuka pukul 08.00 WIB, tetapi para peserta didik PAUD ini sudah tiba di lokasi sekitar pukul 06.00 WIB.

Kegiatan ini dibuka dan dilepas secara resmi oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE. Turut mendampingi Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo Dewi Korina, Ketua Himpaudi Kabupaten Probolinggo Khoirul Bariyyah serta Ketua KBIH An-Nadliyah KH Alqot.

Ketua Himpaudi Kabupaten Probolinggo Khoirul Bariyyah mengharapkan agar kegiatan manasik haji kecil anak usia dini ini bisa memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada para peserta didik PAUD dalam rangka menanamkan ilmu manasik haji sejak usia dini.

Sementara Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE memberikan apresiasi dan penghargaan atas kegiatan yang digagas oleh Himpaudi bersama Dinas Pendidikan ini. Sebab kegiatan ini sangat bermanfaat dalam rangka memberikan pembelajaran sejak dini tentang ilmu manasik haji kepada para peserta didik PAUD.

“Saya doakan supaya kegiatan ini memberikan manfaat dan kebarokahan sekaligus motivasi orang tua untuk mendidik anaknya tidak hanya berdasarkan prestasi dan kesuksesan dalam hal akademik saja tapi akhlak dan kualitas anak kepada agama Islam,” ungkapnya.

Lebih lanjut Bupati Tantri mengharapkan agar kegiatan ini menjadi penyemangat bagi orang tua dan anak-anak. Karena pengalaman anak kecil akan dibawa sampai tua, bahkan hingga ke liang lahat. Bagaimana kita mencetak memori anak dengan memori bagus sehingga memberikan semangat dalam mempelajari ilmu manasik haji.

“Bagi yang belum haji dan umroh, jangan berkecil hati karena rejeki Allah tidak ada yang tahu.  Jangan mengecilkan doa dan keyakinn kalian untuk menunaikan ibadah haji. Sebab Allah akan membuka pintu dari mana saja sesuai yang diinginkan dan tidak terbayangkan sebelumnya.  Jangan sekali-kali meremehkan doa karena bisa membolak-balikkan semuanya,” pungkasnya. (wan)