Jumat, November 24, 2017
Beranda > Pemerintahan > Banggar Sampaikan Laporan Kegiatan Pembahasan RAPBD 2018

Banggar Sampaikan Laporan Kegiatan Pembahasan RAPBD 2018

Reporter : Syamsul Akbar

PAJARAKAN – DPRD Kabupaten Probolinggo kembali menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian laporan hasil kegiatan Badan Anggaran (Banggar) Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Probolinggo tahun anggaran 2018, Kamis (9/11/2017) malam.

Rapat paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Musayyib Nahrawi ini dihadiri oleh Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Probolinggo. Dari pihak eksekutif hadir Asisten Administrasi Pemerintah dan Kesra Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Asyari dan sejumlah Kepala OPD dan Camat di lingkungan Pemkab Probolinggo. Serta perwakilan Forkopimda Kabupaten Probolinggo.

Dalam laporan hasil kegiatan Banggar pembahasan RAPBD 2018 yang dibacakan oleh Rika Apria Wijayanti disebutkan bahwa telah dilakukan pembahasan secara mendalam antara Banggar DPRD Kabupaten Probolinggo dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah melalui Rapat Banggar.

Hasil final pembahasannya, pendapatan daerah pada RAPBD Kabupaten Probolinggo tahun anggaran 2018 sebesar Rp 2.156.454.947.486 yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 220.813.229.602, dana perimbangan sebesar Rp 1.378.139.931.502 dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 557.501.786.382.

Belanja daerah sebesar Rp 2.238.874.537.291,25 yang meliputi belanja tidak langsung sebesar Rp 1.377.400.734.991,25 yang terdiri dari belanja pegawai sebesar Rp 818.665.110.691,25, belanja hibah sebesar Rp 92.133.244.300, belanja bantuan sosial sebesar Rp 2.495.000.000, belanja bantuan keuangan sebesar Rp 449.378.461.000 dan belanja tidak terduga sebesar Rp 7.500.000.000.

Belanja langsung sebesar Rp 861.473.802.300. Sehingga pada RAPBD Kabupaten Probolinggo tahun anggaran 2018 terjadi defisit sebesar Rp 82.419.589.805,25 yang akan ditutupi dengan pembiayaan daerah.

Pembiayaan daerah terdiri dari penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp 91.869.589.805,25. Untuk pengeluaran pembiayaan daerah sebesar Rp 9.450.000.000, sehingga pembiayaan netto berjumlah Rp 82.419.589.805,25 yang akan dipergunakan untuk menutupi defisit.

Dari hasil pembahasan yang telah dilakukan, maka Banggar mengambil kesimpulan bahwa secara umum sistematika penyusunan dan penulisan RAPBD Kabupaten Probolinggo tahun anggaran 2018 telah memenuhi ketentuan sebagaimana mestinya, sedangkan terhadap hal-hal yang masih perlu diadakan penyempurnaan, sebagaimana dalam pembahasan bersama antara Banggar DPRD dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah, diharapkan segera dilakukan penyempurnaan.

Dalam laporan tersebut, Banggar menyampaikan beberapa saran. Diantaranya semua catatan, saran, harapan dan rekomendasi komisi-komisi maupun fraksi-fraksi nantinya agar menjadi perhatian bagi pemerintah daerah dalam melaksanakan program kegiatan pada APBD Kabupaten Probolinggo tahun anggaran 2018.

Alokasi Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) yang sangat besar, baik dari APBN maupun dari APBD, hendaknya benar-benar dilakukan pengawasan dan pendampingan yang optimal. Hal ini bertujuan untuk memastikan ADD dan DD tersebut tepat sasaran dan sesuai peruntukkannya. Kebijakan belanja ke depan, agar ada penekanan pada peningkatan kualitas belanja produktif serta prioritas pembangunan sesuai dengan rencana kinerja tahunan pemerintah daerah.

Eksplorasi dan pemanfaatan sumber-sumber PAD yang berpotensi dalam mempengaruhi kenaikan pendapatan, hendaknya diikuti dengan kenaikan pendapatan yang signifikan dengan tidak mengganggu stabilitas ekonomi masyarakat serta pengawasan yang ketat terhadap mekanisme penyetorannya sehingga meminimalisir kebocoran-kebocoran yang dimungkinkan terjadi.

Diharapkan capaian program kegiatan setiap OPD semaksimal mungkin. Diharapkan OPD yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dapat memberikan peningkatan layanannnya lebih baik lagi.

Tidak lama lagi musim penghujan akan datang. Oleh karena itu dengan adanya pemetaan yang baik, utamanya daerah yang rawan mengalami banjir dan tanah longsor, harapannya OPD terkait dapat meningkatkan kesiapsiagaan dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Banggar juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja sama semua pihak dalam rangka pembahasan RAPBD Kabupaten Probolinggo tahun 2018, sehingga nantinya dapat menghasilkan APBD yang bermanfaat dalam rangka upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Probolinggo. (wan)