Minggu, Februari 18, 2018
Beranda > Pendidikan > 350 Murid SD/MI Terima Beasiswa GN-OTA

350 Murid SD/MI Terima Beasiswa GN-OTA

Reporter : Hendra Trisianto
KRAKSAAN – Sedikitnya 350 murid SD/MI se-Kabupaten Probolinggo menerima beasiswa pendidikan dari GN-OTA (Gerakan Nasional Orang Tua Asuh) Kabupaten Probolinggo, Sabtu (10/2/2018) siang di halaman Kantor PCNU Kota Kraksaan.

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Probolinggo Hj P. Tantriana Sari SE didampingi Ketua GN-OTA Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko, Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo H Ahmad Muzammil, sejumlah pejabat OPD dan Forkopimka Kraksaan.

Dalam sambutannya Bupati Tantri mengemukakan bahwa beasiswa untuk murid kurang mampu itu berasal dari dana hibah APBD melalui GN-OTA Kabupaten Probolinggo ditambah dari  Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang kemudian diamanatkan kepada Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Kraksaan.

“Beasiswa ini merupakan dana stimulan bagi warga kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan peralatan sekolah anaknya. Saya harap hal ini sedapatnya menggugah pribadi yang lebih mampu khususnya pihak swasta untuk ikut andil membantu warga kurang mampu,” ungkap istri Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo dan Kota Kraksaan Drs. H.  Hasan Aminuddin, M. Si ini.

Oleh sebab itu, kepada pengurus GN-OTA Kabupaten Probolinggo Bupati Tantri menegaskan agar masalah pendidikan ini bisa teratasi dengan baik. Ke depan GN-OTA harus lebih bersuara lantang dalam mengajak masyarakat luas untuk berinfaq dan sodaqoh.

“Salah satunya melalui sebuah kerja sama antara si kaya dan si miskin bersama pemerintah untuk menstimulan warga yang kurang mampu untuk mensekolahkan anaknya,” jelasnya.

Selain dihibur tiga badut, Bupati Tantri juga membagikan doorprize kepada siswa-siswi melalui kuis interaktif. Di sela-sela kuisnya itu Ketua Dewan Penasehat Muslimat NU Kabupaten Probolinggo ini berpesan pada siswa  penerima beasiswa untuk belajar lebih giat dan tekun serta memanfaatkan baik-baik uang yang akan diterimanya itu.

“Kalau belum dibutuhkan ditabung dulu atau dimasukkan celengan, suatu waktu jika dibutuhkan bisa diambil dari tabungan. Satu lagi harus rajin belajar dan bisa menjadi kebanggaan orang tua kalian,” kata Bunda Tantri memberi wejangan.

Sementara Ketua GN-OTA Kabupaten Probolinggo Hj Nunung Timbul Prihanjoko dalam laporannya menjelaskan bahwa beasiswa ini adalah bentuk upaya Pemkab Probolinggo untuk mendukung terwujudnya Program Wajib Belajar (Wajar) 9 tahun, meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan peralatan sekolah dan memotivasi warga kurang mampu Untuk tetap mensekolahkan anaknya.

Para siswa penerima beasiswa ini akan menerima dana sebesar Rp 200 ribu. Total dana yang tersedia Rp 70 juta dengan rincian Rp 60 juta dari GN-OTA Kabupaten Probolinggo dan Rp 10 juta dari Baznas Kabupaten Probolinggo.

“Semoga tahun depan bisa ketemu lagi dan saya harap hal ini bisa menjadi tambahan penyemangat bapak ibu sekalian dalam mensekolahkan anak-anaknya,” harapnya. (dra)